HTB Sawit Periode Juli Naik

BALIKPAPAN -  Harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit untuk periode Juli kembali mengalami kenaikan  akibat dari produksi dan permintaan terhadap minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO) terus meningkat khususnya sejak tahun 2013 ini.
Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim Etnawati melalui Kepala Bidang Usaha H Mohammad Yusuf mengemukakan berdasarkan keputusan rapat Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (H-TBS) Kelapa Sawit bulan ini kembali mengalami kenaikan.
Menurut Yusuf, kenaikan harga TBS sawit ini diakibatkan produksi meningkat dan kondisi perekonomian dunia mulai membaik,  sehingga harga crude palm oil (CPO/minyak kelapa sawit) menjadi naik dan  berpengaruh pada harga TBS di Kaltim.
“Kenaikan harga TBS sejak memasuki tahun 2013 ini menunjukkan kondisi yang positif bagi penjualan bahan baku CPO itu. Sehingga ini akan memberikan angin segar terhadap produksi para petani pekebun sawit,” harapnya.
Sedangkan untuk harga crude palm oil tertimbang periode penjualan Juli Rp6.677,55. Harga Kernel rerata tertimbang periode yang sama pada bulan ini sebesar Rp2.676,14  sedangkan Indeks K sebesar 80,00 persen.
Ketetapan Tim untuk harga TBS ini telah melalui beberapa proses, diantaranya pembahasan dan diskusi tim terhadap informasi maupun data yang telah disampaikan perusahaan-perusahaan sumber data yang dinyatakan layak untuk diolah.
Apalagi lanjutnya, keberadaan tim penetapan harga ini untuk menstabilkan harga-harga TBS kelapa sawit di seluruh wilayah Kaltim. Karena, hampir seluruh kabupaten dan kota terdapat pekebun sawit dengan penjualan harga yang berbeda.
“Tetapi dengan tim ini akan memberikan jaminan dan dukungan terhadap pekebun. Terutama jaminan harga yang memadai bagi plasma sawit yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten dan kota di Kaltim,” jelas Yusuf lagi.
Pemberitahuan Harga TBS Kelapa Sawit ini, sekaligus berlaku sebagai undangan bagi seluruh anggota tim untuk datang pada rapat pembahasan HTBS pada Selasa (30/7) untuk penetapan harga pada Agustus 2013 mendatang.
“Sedangkan data ataupun informasi perusahaan sumber data dapat disampaikan kepada tim selambat-lambatnya pada Rabu (29/7). Dalam penetapan harga melibatkan Gapki Kaltim dan seluruh stakeholders di perkebunan kelapa sawit,” ujar Yusuf.
Sesuai dengan Peraturan Gubernur Kaltim Nomor 41 Tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penetapan Pembelian Harga TBS Kelapa Sawit produksi pekebun (plasma) di Kaltim, maka hasil keputusan tim diberlakukan untuk setiap transaksi jual beli TBS Sawit produksi pekebun untuk periode Juli 2013 nanti. (yans/hmsprov).

Tabel Harga TBS Periode Maret 2013

Umur Tanam Juni Juli
3          tahun Rp.1.075,83 Rp.1.113,15
4           tahun Rp.1.099,61 Rp.1.137,72
5           tahun Rp.1.120,63 Rp.1.159,53
6           tahun Rp.1.149,76 Rp.1.189,66
7           tahun Rp.1.161,23 Rp.1.201,52
8           tahun Rp.1.189,74 Rp.1.231,01
9           tahun Rp.1.217,53 Rp.1.259,75
10-25   tahun Rp.1.226,92 Rp.1.269,48


 

Berita Terkait