Hujan, Liga Santri Nusantara Tetap Berjalan

Liga Santri Nusantara (yuvita/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Mengenakan setelan kostum olahraga lengkap dengan sepatunya, ratusan santri dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara memadati GOR Madya Sempaja Samarinda. Bukan untuk beribadah, santri tersebut akan berjuang dalam Liga Santri Nusantara (LSN). Pembukaan LSN dilaksanakan pada Rabu (9/10/2019). 

Hadir pula para santri lainnya yang menjadi suporter acara tersebut. Dengan pakaian khas santri, setelan baju muslim dan gamis, mereka hadir untuk memberikan dukungan. Meskipun sore itu, rintikan air mulai membasahi lapangan utama tempat acara pembukaan berlangsung. Namun, antusias santri tetap menyulut semangat untuk melanjutkan acara. Meskipun demikian, panitia kemudian mengarahkan untuk duduk di tribun karena khawatir kondisi santri akan sakit. "Kedepankan sportifitas. Santri itu harus menjaga akhalakul karimah," tutur Ketua PP RMI NU Abdul Ghaffar Rozin saat membuka acara. 

Ketua IPHI Kaltim Hj Meiliana menuturkan LSN merupakan ikhtiar bersama menunjukkan bahwa santri juga mampu dalam berolahraga. Santri merupakan elemen penting untuk memajukan Kaltim. "Pesantren terbukti memberikan kontribusi yang besar bagi Indonesia dalam membangun generasi muslim," tutur Meiliana. 

Ketua Panitia Muhammad Idris mengatakan ada 12 kontingen yang mengikuti LSN. Liga akan berlangsung selama empat hari. (yuv/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation