Kalimantan Timur
IAIN akan Berubah Status Jadi UIN Sultan AM Idris


SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengatakan Pemprov Kaltim sangat mendukung institusi pendidikan di Kaltim, termasuk Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda.

 

 

Wagub Hadi Mulyadi memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh civitas akedemika IAIN Samarinda, yang telah bekerja keras dalam membantu pemerintah daerah.

"Khususnya mendidik dan meningkatkan sumber daya manusia di Kaltim," kata Hadi Mulyadi saat membuka Workshop Reorientasi visi dan misi UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda di Ruang Palem Raja Hotel Grand Sawit Samarinda. Rabu (25/11).

 

 

Hadi mensyukuri atas kerja keras civitas akademika IAIN Samarinda membangun anak bangsa. Diharapkan dalam waktu dekat ini, akan berubah status menjadi UIN Sultan Aji Muhammad Idris (SAMI) Samarinda.

 

 

Hadi berharap UIN SAMI Samarinda menjadi kampus ternama di Kalimantan. Membangun Kaltim bahkan Indonesia dengan pengembangan SDM yang luar biasa.

 

 

"Saya yakin, IAIN Samarinda bisa melakukan itu. Karena selama ini sudah membuktikan mampu bekerja keras, membangun dan membina mahasiswa-mahasiswinya," tandasnya.

 

 

Terkait perubahan status dari IAIN Samarinda menjadi UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Wagub Hadi Mulyadi sangat mendukung dan siap membantu semaksimal sesuai prosedur dan kemampuan yang ada.

 

 

"Saya yakin, kedepan UIN Sultan Aji Muhammad Idris menjadi UIN kebanggaan, bukan saja Kaltim, tetapi se Kalimantan dan Indonesia. Apalagi, Kaltim menjadi ibu kota negara (IKN) baru," kata Hadi Mulyadi.

Wakil Rektor I IAIN Samarinda Dr Muhammad Nasir mewakili Rektor IAIN Samarinda, menyampaikan alasan transformasi alih status dari IAIN menuju UIN. Diantaranya perjuangan dakwa struktural sebagai upaya untuk membangun ummat yang terbaik di Kaltim dan Indonesia. (mar/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait