IKN Harus Dipahami Komprehensif

Foto : Norjaya

BALIKPAPAN - Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Anggota Komisi X DPR RI ke Kaltim tidak hanya membahas permasalahan bidang pendidikan, pariwisata, olahraga, ekonomi kreatif dan perpustakaan. Tetapi, juga mengenai perkembangan calon ibu kota negara (IKN) baru di Provinsi Kaltim.

.

Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menegaskan, IKN adalah kebutuhan negara secara menyeluruh atau global.

.

Karena itu, permasalahan IKN harus dipahami secara komprehenshif atau secara luas seluruh pihak, khususnya DPR RI maupun masyarakat Kaltim secara menyeluruh.

.

"Mohon maaf Ketua Tim Kunker Dede Yusuf maupun para akademisi di Kaltim. Pemahaman pemindahan IKN sebaiknya harus dipahami secara luas atau komprehenshif. Diharapkan tidak berpikir pada  kemunduran bagi warga daerah ini. Tetapi, ada sebuah nilai moral bangsa yang besar," ucap Isran Noor dihadapan anggota Komisi X, Forkopimda dan OPD lingkup Pemprov Kaltim, di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Jumat (28/2/2020).

.

Selama ditetapkan sebagai calon IKN baru, Isran menegaskan tidak pernah menyebutkan adanya masyarakat akan menjadi penonton maupun tersingkir. 

.

Terpenting, bagi rakyat maupun Pemprov Kaltim adalah calon IKN sudah ditetapkan di provinsi ini.

.

"Yang jelas Pemprov Kaltim maupun secara pribadi, saya juga tidak menyatakan Kaltim harus diprioritaskan. Karena, keberadaan ibu kota itu sebuah kebutuhan negara dan semua anak bangsa Indonesia memiliki hak yang sama," jelasnya.

.

DIakhir pertemuan dilakukan penyerahan kenang-kenangan dari Pemprov Kaltim kepada Komisi X dan sebaliknya. Berikutnya, rombongan kunker  Komisi X mengunjungi Perpustakaan Balikpapan dan beberapa lokasi Pengembangan Ekonomi Kreatif Balikpapan.(jay/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation