Informasi Satu Pintu, Jangan Percaya Hoax

Foto : Dok Humas

SAMARINDA - Perkembangan informasi kasus Covid-19 atau virus corona di Benua Etam selalu menjadi perhatian. Karena itu, masyarakat diminta jangan mudah percaya dengan berita bohong atau hoax terkait kasus tersebut.

 

Informasi mengenai perkembangan kasus Covid-19 semua menjadi satu pintu, sesuai informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi (Dinkesprov) Kaltim.

 

Hal itu ditegaskan Juru Bicara Covid 19 Kaltim yang juga Plt Kadiskesprov H Andi Muhammad Ishak terkait adanya  pasien positif Covid-19 yang kabur dari Isolasi maupun adanya laporan warga di salah satu rumah sakit swasta.

 

"Kami pastikan, bahwa semua pasien yang sudah terkonfirmasi positif sekarang dirawat isolasi di rumah sakit dijaga dengan baik. Sedangkan informasi ada yang kabur dan pasien di rawat di rumah sakit swasta. Itu tidak benar atau hoax. Jadi tidak ada pasien yang kabur melarikan diri," kata Andi Ishak di Samarinda, Rabu (25/3/2020).

 

Andi menegaskan jika ada berita di luar informasi yang disampaikan Dinkesprov Kaltim, maka informasi tidak benar atau hoax.

 

"Jadi, semua berita di luar selain yang kami sampaikan, Maka  tidak dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya," tegas Andi Ishak.

 

Hal senada juga disampaikan Plt Direktur RSUD AWS Samarinda dr David Hariadi Masjhoer, informasi adanya pasien positif Covid 19 yang kabur maupun ada yang dirawat di rumah sakit swasta tidak benar.

 

"Kedua berita itu tidak ada informasinya masuk ke kami di AWS. Saat ini semua kasus yang masuk rumah sakit selalu terpantau oleh Dinkesprov maupun Dinas Kesehatan Samarinda," jelasnya.

 

David menegaskan, apabila tidak ada yang terpantau, maka kemungkinan besar hoax.

 

"Mohon masyarakat jangan menyebarkan berita kalau belum dicek kebenarannya, sehingga tidak meresahkan masyarakat lainnya. Jadi, informasi perkembangan Covid-19 di Kaltim semua satu pintu melalui Dinkesprov, di luar itu hoax," jelasnya.(jay/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait