Infrastruktur Daya Tarik Investasi

AFI

 

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan keberadaan infrastruktur di daerah akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masuknya investasi ke Kaltim. Hal itu ditegaskan Gubernur usai memimpin rapat staf terbatas di lingkungan Pemerintah Porvinsi Kaltim, Selasa (30/1). Menurut dia, keberadaan dan kelengkapan infrastruktur sangat penting dan strategis dalam mendorong datangnya para investor untuk datang dan menanamkan modal usahanya. “Infrastruktur sangat strategis dalam memacu pertumbuhan investasi dan menjadi daya tarik tersendiri bagi investor untuk datang ke daerah untuk menanamkan modal usahanya,” katanya.

 

Misalnya, lanjut Awang, keberadaan jalan tol yang menghubungkan dua kota (Samarinda dan Balikpapan) tentu akan berimbas pada kemudahan distribusi barang, jasa dan orang. Termasuk pembangunan jembatan mampu memperlancar dan mempercepat arus transportasi antarwilayah karena tidak terjadi kemacetan maupun hambatan selama pendistribusian. Selain itu, bandara baik Bandara Internasional APT Pranoto Samarinda maupun Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan akan menjadi moda transportasi pilihan investor.

 

Utamanya mampu mempercepat atau mempersingkat waktu perjalanan orang yang ingin berurusan bisnis baik di Samarinda dan Balikpapan maupun daerah lainnya di Kaltim. “Itulah mengapa sejak awal kepemimpinan, saya memprioritaskan pembangunan fisik (infrastruktur) seperti jalan, jembatan, bandara dan pelabuhan serta fasilitas lainnya,” ungkap Awang Faroek.

 

Gubernur menambahkan saat ini pemprov fokus menuntaskan beberapa proyek strategis termasuk Jembatan Pulau Balang dan Jembatan Teluk Balikpapan yang menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kota Balikpapan. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait