Investasi Industri Rumahan Capai Rp4,7 Triliun, Halda : 46 Persen Dikelola Perempuan

TANJUNG ISUY – Hingga saat ini jumlah usaha mikro kecil sebanyak 16.083 unit dan mampu menyerap 81.884 tenaga kerja dengan investasi sebesar Rp4,7 triliun. “Sebagian besar merupakan industri rumahan dan 46 persen pengelolanya adalah perempuan,” kata Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Halda Arsyad.

Hal itu dungkapkannya pada Kegiatan Bimbingan Manajemen Usaha (BMU) di Desa Prima Kampung Tanjung Isuy Kecamatan Jempang Kabupaten Kutai Barat, pekan lalu. Dengan jumlah yang cukup banyak itu menurut dia, peran perempuan pengusaha sangat penting bagi ketahanan ekonomi. Sebab lanjutnya, mampu menciptakan lapangan kerja, menyediakan barang dan jasa dengan harga murah serta mengatasi masalah kemiskinan dan mengurangi pangangguran.

Didampingi Kabid Kesetaraan Gender Mahrita, diungkapkan DKP3A merasa penting melaksanakan kegiatan BMU bagi perempuan mengelola dalam usaha serta langkah strategis. Terutama dalam pemberdayaan ekonomi rakyat terhadap pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender.

Khususnya melalui pembinaan kewirausahaan bagi usaha mikro dan kecil dalam mendukung ekonomi keluarga yang berdampak pada penanggulangan kemiskinan. “Salah satu perwujudan membangun aspek ekonomi dalam keluarga adalah membangun jiwa wirausaha secara berkelanjutan bagi perempuan atau ibu rumah tangga,” ujarnya.

Diharapkan usaha/industri rumahan (UKM) di desa prima meningkatkan produktivitas pengelolaan SDA berdampak pada peningkatan pendapatan/kesejahteraan keluarga. Kegiatan BMU dilaksanakan di Desa Prima Kampung Tanjung Isuy Kecamatan Jempang Kabupaten Kutai Barat. 

Hadir pimpinan Dinas PPKBP3A dan Bank Kaltimtara Kubar, UPTD Disperindagkop Kubar melalui UPT Unit Pengelola Dana Bergulir K-UMKM Kubar, Camat Jempang dan lembaga kursus pelatihan (LKP) Atiqna Samarinda. BMU diisi dengan praktek pembuatan berbagai olahan dari Ulap Doyo yang menjadi potensi Desa Prima Tanjung Isuy.(yans/sul/ri/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation