Investor Oman Jajaki Kaltim

Asisten Perekonomian dan Admimnistrasi Pembangunan Setdaprov Kaltim H Ichwansyah saat menerima kunjungan pimpinan Global Gypsum yang berencana ingin berinvestasi di Kaltim. (umar/humasprov kaltim)

SAMARINDA - Pemprov Kaltim saat ini sedang gencar-gencarnya membangun kawasan industri, diantaranya Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy di Kabupaten Kutai Timur  dan  Kawasan Industri Buluminung di Kabupaten Panajam Paser Utara (PPU), serta Kawasan Industri Kariangau di Kota Balikpapan. Potensi Kaltim pun banyak menarik minat investasi.  Salah satunya investor Global Gypsum dari Oman. Pemprov Kaltim secara prinsip terbuka untuk investor yang serius ingin berinvestasi.

Ketertarikan perusahaan asal Oman itu disampaikan Ceo Global Mining  Sheikh Salim Omar  Ahmed  Al-Shanfari  yang datang bersama Board of Director's Member  Shiekh Jamal Shamis Al Hooti dan Direktur Operasional & Marketing PT Global Gypsum Indonesia Faisal Fuad Abdullah. Saat kunjungan kemarin mereka diterima Asisten Perekonomian dan Admimnistrasi Pembangunan Setdaprov Kaltim H Ichwansyah didampingi Dirut Perusda PT Melati Bhakti Satya (MBS) Agus Dwi Tarto, Kepala Biro Infratruktur dan SDA Setdaprov Kaltim Hj Lisa Hasliana serta perwakilan dari DMP-PTSP Kaltim, Bappeda, serta  OPD dan biro terkait lainnya di Ruang Rapat Tuah Himba Kantor Gubenur Kaltim, Senin (5/11).

Ichwansyah sangat mengapresiasi keinginan Global Gypsum yang ingin menjajaki kerjasama di berbagai bidang di Kaltim. "Pemprov Kaltim sangat wellcome  kepada investor yang ingin menanamkan modal mereka di Kaltim. Silahkan ambil bagian khususnya untuk  pengembangan hilirisasi di kawasan tersebut," kata Ichwansyah. 

Pemprov Kaltim, lanjut Ichwansyah menyambut baik setiap investor yang ingin berinvestasi di Kaltim. Pemprov akan memberi kemudahan perijinan dan aspek legalnya. Nantinya investor diharapkan bisa melanjutkan  kerja sama dengan perusahaan daerah (Perusda) Kaltim. "Oleh karena itu, kita sarankan kepada investor untuk menjajaki dan mengkaji terlebih dahulu, khususnya potensi apa yang diinginkan untuk berinvestasi di Kaltim. Apakah di kawasan industri Maloy atau di Buluminung," kata Ichwansyah.      

Sebelumnya Ceo Global Mining  Sheikh Salim Omar  Ahmed  Al-Shanfari mengatakan kunjungan ke Kaltim bermaksud untuk menjajaki kerja sama di bidang pembangunan pabrik semen maupun bidang lainnya. Maka dari itu untuk melihat potensi tersebut tentu harus dilakukan penjajakan. (mar/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation