IPM Kaltim 3 Besar Nasional

jumpa pers BPS Kaltim (jaya/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kaltim menempati peringkat ketiga dari 34 provinsi di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Yogyakarta. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Atqo Mardiyanto menjelaskan Kaltim berada di tiga besar nasional dipengaruhi tiga komponen pertumbuhan di daerah mulai pendidikan, kesehatan dan pengeluaran per kapita.

"Dari tiga komponen tersebut Kaltim lebih tinggi dari provinsi lainnya, setelah DKI Jakarta dan Yogyakarta atau di atas rata-rata nasional. Di mana, IPM Indonesia berada diangka 71,39 persen. IPM kita mampu mencapai 75,83 persen," kata Atqo Mardiyanto usai jumpa pers bersama media dan instansi terkait Pemprov Kaltim, di Kantor BPS Kaltim, Jalan Kemakmuran Samarinda, Kamis (2/5/2019).

Sedangkan di Kalimantan, IPM Kaltim menempati posisi pertama dari lima provinsi di Kalimantan. Disusul Kalimantan Utara (70,56 persen), Kalimantan Tengah (70,42 persen), Kalimantan Selatan (70,17 persen) dan Kalimantan Barat (66,98 persen). Jika melihat pertumbuhan manusia di Kaltim, maka kesiapan penduduk daerah ini menuju bonus demografi 2030 sangat dimungkinkan.

Karena itu, terhadap pertumbuhan ini maka Kaltim terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan hingga pertumbuhan per kapita di daerah. "Kami yakin Kaltim akan berhasil meraih bonus demografi. Hanya saja, hal ini juga berpengaruh terhadap pertumbuhan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Karena, potensi kerja masyarakat semakin meningkat, sehingga pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat," jelasnya. (jay/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation