Kalimantan Timur
Isran : Jangan Gampangkan Covid

Dok.humaskaltim

SAMARINDA - Kasus positif Covid-19 meningkat tajam beberapa hari terakhir. Bahkan, korban kasus terkonfirmasi positif dan meninggal pun selalu ada. Hanya saja, terkadang turun kemudian meningkat lagi. Kondisi wabah ini tidak bisa ditebak-tebak, kapan turun dan naik. 

 

Karena itu, wajar jika masyarakat harus selalu waspada dan tidak menganggap gampang wabah ini. Virus tersebut tidak terlihat mata. 

 

"Dia tidak bisa ditebak-tebak. Kapan naik dan turun. Kita tidak bisa diam saja dan menganggap gampang atau merasa kuat terhadap virus ini. Jadi, mari bersama-sama untuk menjaga diri sendiri maupun keluarga di rumah, sehingga tak tertular," kata Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor pekan lalu di Kantor Gubernur Kaltim.

 

Isran menegaskan, kepada siapa saja di Benua Etam untuk taat dengan anjuran pemerintah maupun protokol kesehatan yang telah disampaikan setiap saat. 

 

Pemerintah tetap terus bekerja, mulai dari pusat, provinsi hingga kabupaten/kota, meski pembatasan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.  Pemerintah berkomitmen untuk melayani masyarakat dengan memberikan bantuan kebutuhan sembako hingga pelayanan sektor pendidikan. 

 

"Jangan merasa sudah mau dilonggarkan menuju new normal. Masyarakat dengan bebas tidak menaati anjuran pemerintah maupun protokol kesehatan. Akibatnya, zona perkembangan wabah seharusnya bisa hijau atau sudah kuning, ternyata naik menjadi merah. Kita tidak ingin itu terjadi di daerah ini," jelasnya.

 

Maka dari itu, lanjut Isran, siapa saja jangan merasa kuat dan sehat. Sehingga semaunya saja tidak mengikuti protokol kesehatan. 

 

Protokol kesehatan yang efektif dijalani, mulai menggunakan masker ketika keluar rumah, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak dengan siapa saja ketika keluar rumah. (jay/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait