Isu Lingkungan Ibu Kota Negara, Isran Yakin Populasi Orangutan Bertambah

Wartawan dari Los Angeles Times David Pierson mewawancarai Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor (yuvita/humasprovkaltim)

BALIKPAPAN - Bahasan ibu kota negara hingga kini masih tetap populer. Tak hanya kalangan wartawan lokal dan nasional, wartawan internasional pun melirik. 

Sebelum penunjukkan ibu kota baru, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor sudah diincar wartawan untuk dimintai tanggapan mengenai ibu kota baru. Setelah Kaltim ditunjuk, wartawan kian menyerbu Isran. 

Kali ini, wartawan dari Los Angeles Times David Pierson mewawancarai Isran Noor, di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Jumat (6/9/2019). 

Salah satu pertanyaan David ialah dampak adanya ibukota terhadap lingkungan di Kaltim khususnya kawasan hutan. Isran menjawab, kawasan hutan sangat luas yakni mencapai 200 ribu hektar. Sementara yang akan dibangun untuk ibu kota hanya sebagian kecil.

"Sekitar 30 ribu hektare yang digunakan untuk kebutuhan pembangunan ibu kota," tutur Isran.

Isran mengatakan pembangunan ibu kota tentunya akan mengikuti kaidah lingkungan. Daerah hutan khususnya hutan lindung akan direvitalisasi, termasuk populasi satwa di dalamnya.

"Populasi orangutan dan satwa lainnya nantinya bisa saja bertambah. Yang pasti ruang terbuka hijau lebih besar di kawasan pusat pemerintahan dan prioritas," ucap Isran.(yuv/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait