ITK Dukung Percepatan Pembangunan Kaltim

Gubernur Awang Faroek Ishak

 

SAMARINDA - Institut Teknologi Kalimantan (ITK) didirikan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2014. Institut teknologi pertama di Kalimantan tersebut diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 6 Oktober 2014. Gubernur Awang Faroek Ishak meyakini pembentukan ITK di Kalimantan ini sangat diperlukan terutama dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. “Saya gagas pembentukan ITK yang merupakan program pusat (Kementerian Ristek Dikti) agar tersedia tenaga terampil dan menguasai teknologi di daerah,” katanya. Sebab lanjutnya, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) terampil dan menguasai teknologi sangat menentukan bahkan ikut mendukung percepatan kegiatan pembangunan.

 

Diungkapkan, sampai saat ini ITK telah memiliki lima fakultas terdiri dari Fakultas Matematika dan Teknologi informasi. Fakultas Teknologi Sipil dan Perencanaan, Fakultas Teknologi Pangan dan Kemaritiman, Fakultas Ilmu Kebumian dan Lingkungan serta Fakultas Teknologi Industri dan Proses. Kelima fakultas itu memiliki 13 program studi yang akan mendukung dan menyediakan tenaga kerja terampil sesuai dengan kompetensi tenaga kerja yang diperlukan di Kaltim. 

 

Bahkan ITK sampai tahun akademik 2015/2016 memiliki jumlah mahasiswa sebanyak 640 orang dan tersebar dalam jumlah yang rata di semua program studi. “Kami yakinkan bahwa ITK mampu menjawab kebutuhan ketersediaan tenaga-tenaga yang ahli dalam berbagai bidang teknologi yang dimanfaatkan dalam pembangunan,” tegas Awang Faroek. (yans/sul/humasprov)

 

Berita Terkait