Jalan Tol Balikpapan-Samarinda

 SAMARINDA - Kaltim kembali mendapat kabar gembira terkait kelanjutan pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda. Tahun lalu, jalan tol Balikpapan-Samarinda mendapat dukungan yang bersumber dari loan China dan APBN untuk Seksi I sepanjang 11,09 km dengan nilai kontrak

Rp848,55 miliar.

      Kabar terbaru dimaksud meliputi kelanjutan pembangunan untuk Seksi II, III dan IV. Informasinya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sudah menetapkan 5 peserta yang akan bersaing dalam lelang investasi tahap selanjutnya.

      "Kami sudah mendapat informasi bahwa sudah ada lima peserta yang ditetapkan oleh BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) Kementerian PU untuk dapat mengikuti proses lanjutan dari lelang investasi. Perusahaan-perusahaan itu akan bersaing dalam lelang teknis yang di dalamnya termasuk soal biaya dan hal-hal tehnis lainnya," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kaltim HM Taufik Fauzi saat peresmian Jembatan Muara Teluk Lerong, Kamis pekan lalu. Namun belum dijelaskan, kelima peserta yang telah ditetapkan oleh BPJT tersebut.

Taufik menjelaskan, proses lelang investasi untuk tahapan teknis tersebut akan memerlukan waktu 6 hingga 8 bulan. Sebab itu, diperkirakan pada Oktober nanti, sudah bisa diketahuiperusahaan-perusahaan mana saja yang akan menggarap pembangunan Seksi  II, III dan IV dari arah Samboja hingga Samarinda.

Sebelumnya, untuk Seksi I sepanjang 22 km pembangunan yang sudah dilakukan menggunakan pembiayaan APBD Provinsi. Jika semua proses berjalan lancar, maka diperkirakan jalan tol Balikpapan-Samarinda dengan total panjang 99,02 sudah bisa dirampungkan pada 2017 mendatang.

"Mudah-mudahan semua proses berjalan lancar, sehingga pada Oktober nanti sudah bisa diketahui siapa yang akan mengerjakan kelanjutan pembangunan untuk Seksi II, III dan IV ini," tambah Taufik. (sul/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation