Kalimantan Timur
Jangan Berhenti Karena Covid

Foto : Ketua TP PKK Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor dan Wakil Ketua I Hj Erni Makmur Hadi Mulyadi menggelar virtual meeting bersama TP PKK Kabupaten dan Kota se-Kaltim. PKK diminta tetap menjalankan program, meski pandemi Covid-19 belum reda. (yuvita/humasprov kaltim)

SAMARINDA - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK Kaltim)  menggelar virtual meeting bersama TP PKK Kabupaten dan Kota se-Kaltim, Kamis (25/6/2020). 

 

Virtual meeting bertema "Peran PKK Provinsi Kalimantan Timur Menuju Universal Health Coverage (UHC)" dibuka Ketua TP PKK Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor. 

 

Rapat juga diikuti Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Muhammad Edi Muin dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi Muhammad Ishak, serta para Ketua TP PKK  se-Kaltim.

Ketua TP PKK Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor mengapresiasi kesediaan semua pihak untuk tetap berkontribusi khususnya untuk pembangunan  kesehatan secara umum dan penanganan Covid-19 secara khusus.

 

"Saya berterimakasih dan sangat mengapresiasi kepedulian semua PKK kabupaten/kota, BKKBN dan Dinas Kesehatan Kaltim. Inti pesan saya, jangan sampai  karena Covid-19, program tidak jalan. Harus tetap jalan  berkoordinasi dengan OPD terkait," kata Norbaiti Isran Noor di Gedung PKK Kaltim.

 

Terkait pandemi Covid-19 yang masih terjadi, Norbaiti meminta agar TP PKK Kabupaten dan Kota menyesuaikan anggaran mereka dengan OPD terkait agar tetap konsisten melaksanakan program-program yang telah direncanakan.

 

Pasalnya dampak kebijakan refocusing APBD untuk penanganan Covid-19 tahun ini juga berdampak pada program PKK. Demikian juga dengan kebijakan TP PKK Pusat yang meniadakan kegiatan berskala nasional hingga Desember 2020.


Catatan khusus  Norbaiti, agar semua kabupaten dan kota tetap melakukan pemantauan dan evaluasi hasil kegiatan percepatan penurunan stunting.  Disarankan agar daerah juga menyiapkan setidaknya satu kecamatan menjadi lokus model penanggulangan stunting.

"Harapan saya, aktifkan kembali Dasa Wisma agar kita bisa menyiapkan data stunting by name by address, sehingga data stunting kita bisa lebih akurat," tutup Norbaiti. (sul/adv)

Berita Terkait
Panitia HKG PKK dan BBGRM Kunjungi
Panitia HKG PKK dan BBGRM Kunjungi

20 Februari 2020 Jam 11:44:10
PKK

Yuk Mari Ke Rejo Basuki
Yuk Mari Ke Rejo Basuki

08 November 2019 Jam 23:49:59
PKK