Kalimantan Timur
Jangan Perdebatkan Lagi Masalah Covid-19

Foto : Dok.Humas

SAMARINDA - Permasalahan wabah Covid-19 yang melanda Provinsi Kaltim diharapkan tidak menjadi perdebatan di masyarakat, baik antar golongan maupun melalui media sosial. 

 

Karena, hal ini tentu akan membuat masyarakat semakin panik. Artinya, mengenai virus tersebut masih menjadi perdebatan bagaimana cara 

penyebarannya.

 

Plt Direktur RSUD AWS Samarinda dr David Masjhoer menjelaskan belum mengetahui sampai sekarang. Apakah virus ini menyebar melalui udara atau air liur maupun sentuhan. 

 

"Ini semua masih menjadi perdebatan. Jadi, masalah itu masih belum jelas. Karena itu, kita minta masyarakat tidak perlu memperdebatkan masalah tersebut," kata David Masjhoer di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/3/2020).

 

David meminta, agar masyarakat lebih menjaga kesehatan diri sendiri maupun keluarga. Dari pada harus memperdebatkan masalah itu. Terpenting saat ini, lanjut David, bagaimana menjaga diri dan menjaga jarak dari kerumunan.

 

Menurut David, sekarang masyarakat lebih bersikap berhati-hati. Selalu membersihkan tangan dengan sabun atau cairan anti septik. 

 

"Lebih baik menjaga diri masing-masing sementara ini. Jaga jarak dari kerumunan banyak orang," jelasnya.

 

David menjelaskan, virus tersebut memang tidak terlihat. Perlu diwaspadai. Khususnya, untuk usia muda lebih rentan menyebarkan virus apa saja. Karena, dinilai memiliki daya tahan tubuh kuat. Biasanya, gejala infeksi terhadap virus sangat ringan bahkan tanpa gejala. 

 

Tapi, yang lebih berbahaya ketika kembali ke rumah dan bertemu atau berkumpul dengan orang yang lebih tua. Kemudian yang lebih tua memiliki 

resiko penyakit berat, misal penyakit diabetes maupun jantung.

 

"Mereka itu rentan terinfeksi virus. Khususnya Covid 19 inilah ikutan. Penyakit pemberat itulah yang lebih rentan menyebabkan kematian," jelasnya.

 

Karena itu, meski masih usia muda jangan menggampangkan virus tersebut. Karena, yang muda lebih rentan membawa virus ke orang lain. 

 

Makanya, sosialisasi social distancing atau menjauhi segala bentuk perkumpulan atau jaga jarak diperlukan. Karena, bukan untuk menghindari 

terkena virus covid. Tetapi jangan sampai anak-anak muda malah pembawa virus.(jay/her/yans/humasprovkaltim) 

Berita Terkait