Kalimantan Timur
Jangan Pernah Merasa Puas dan Sombong

foto:syaiful/humasprovkaltim

SAMARINDA - Ketika meninggal dunia, apakah iman yang ada pada diri kita ini akan menghantarkan ke surganya Allah Subhanallahu Wa Ta'ala?

 

Apakah ilmu dan amal yang kita miliki cukup sebagai bekal menghadap kepada Allah Subhanallahu Wa Ta'ala?

 

"Pertanyaan ini dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya yang mungkin sulit kita jawab," ungkap Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi saat memulai Ceramah Subuh Ramadhan 1442 Hijriah di Masjid Islamic Centre Kaltim Jalan Slamet Riyadi Samarinda Ahad, 18 April 2021.

 

Karenanya, lanjut orang nomor dua Benua Etam ini dihadapan ratusan jemaah solat Subuh Masjid Baitul Muttaqien, kembali mengajak pentingnya menguatkan niat hati dalam beribadah kepada Allah SWT.

 

Terlebih ketika berada di bulan suci Ramadhan, jelasnya, begitu banyak kebaikan dan kemuliaan diberikan Allah SWT bagi hambanya yang mengerjakan amaliah dan ubudiah, "Bahkan dilipat gandakan pahalanya," ujarnya lagi.

 

Tapi mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini kembali mempertanyakan apakah cukup hanya amal yang dilakukan serta dan ilmu yang dimiliki seseorang untuk menghadap Allah SWT.

 

Oleh sebab itu, tambahnya, perlunya ikhlas dan menghapus penyakit hati agar ilmu, amal dan iman seorang hamba bernilai ibadah serta mampu mengangkat derajatnya di sisi Allah SWT.

 

Selain ikhlas, bebernya, seorang hamba harus sungguh-sungguh dan terus menerus melakukan amal ibadahnya, serta memilih tempat dan waktu yang mustajab.

 

"Tidak kalah pentingnya, jangan ada penyakit hati, jangan sombong, riya, serta jangan pernah merasa puas dalam mengerjakan amaliah, ubudiah dan kebaikan," pesan suami Hj Erni Makmur ini.

 

Terlebih lagi, pintanya, amal yang dilakukan berdampak sosial dan dilakukan secara bersama-sama (berjama'ah).

 

"Jangan lupa berdoa, selalu berharap keridhoan, bimbingan, petunjuk dan pertolongan Allah SWT," tutupnya.

 

Tampak hadir Badan Pengelola Islamic Center Kaltim dan pengurus Masjid Baitul Muttaqien, TGUP3 Kaltim dan pimpinan OPD lingkup Pemprov Kaltim.(yans/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait