Jangan Ragukan Komitmen Pemprov untuk Pembinaan Atlet

SAMARINDA - Komitmen Pemprov Kaltim untuk memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet tidak perlu diragukan lagi. Karena itu, optimisme atlet Kaltim untuk meraih prestasi terbaik di PON XIX 2016 Jawa Barat tidak boleh surut. 

Gubernur Awang Faroek Ishak berharap atlet Kaltim dapat mempertahankan prestasi yang telah diraih ketika PON 2012 di Riau, yakni diperingkat lima besar. Artinya, Kaltim tetap menjadi provinsi terbaik di luar Pulau Jawa.

“Karena itu, pada PON XIX di Jawa Barat Kaltim tidak menggunakan atlet-atlet dari luar daerah. Jadi, saat ini pembinaan atlet-atlet muda harus lebih fokus. Sedangkan untuk komitmen Pemprov, jangan diragukan lagi,” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak baru-baru ini di Kantor Gubernur Kaltim.

Sebagai bentuk komitmen, Pemprov Kaltim memberikan bantuan bonus satu unit rumah kepada atlet yang meraih medali emas di SEA Games Singapore tahun lalu. Karena itu, Gubernur Awang Faroek ingin melanjutkan tekadnya untuk terus melakukan pembinaan terhadap atlet daerah, sehingga tidak menarik atau mendatangkan atlet dari luar Kaltim. Langkah ini dilakukan agar pembinaan dan regenerasi atlet Kaltim berjalan baik. 

Kaltim telah membuktikan hal tersebut setidaknya dari pelaksanaan PON XVIII di Riau 2012 lalu. Tanpa atlet-atlet luar, Kaltim berhasil meraih peringkat lima besar dan menjadi yang terbaik di luar Pulau Jawa.   

“Prestasi yang dicapai ketika PON itu membuktikan bahwa Kaltim mampu meraih prestasi, walau tidak mengambil atlet dari luar. Karena itu, komitmen ini harus terus ditingkatkan. Caranya, dengan melakukan pembinaan sejak usia dini dan pelajar,” jelasnya.  (jay/sul/hmsprov)

 

Berita Terkait
Government Public Relation