Jangan Stres Pak Gubernur

Dok.humaskaltim

Pergerakan Covid-19 di Kaltim beberapa waktu terakhir sangat fluktuatif dan dinamis. Gubernur Isran Noor  pun harus berpikir keras untuk mengatasi masalah ini.

 

"Kasus konfirmasi positif kemarin dulu itu  51 kasus,  besoknya tiba-tiba naik jadi 217 kasus. Bahkan Kaltim berada di  lima besar untuk persentase harian di bawah DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat," kata Gubernur Isran Noor yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim pada acara Bakti Sosial Polda Kaltim di Kampung Tangguh Nusantara Kampung Kangkung Sumber Rejo Balikpapan Tengah, Kamis (17/9/2020).

 

Kalimantan Timur kata Gubernur, sesungguhnya sudah melakukan upaya-upaya sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat dalam upaya menangani,  menanggulangi dan mengantisipasi berkembangnya penularan Covid 19. 

 

Mulai dari refocusing anggaran untuk penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat terdampak Covid-19.

 

"Makanya, wartawan jangan marah ya, nanti saya makin stres," canda Gubernur menyapa puluhan wartawan yang hadir pada acara tersebut.

 

Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak termasuk jajaran TNI dan Polri, termasuk pers yang telah membantu dan mendukung penuh program penanggulangan bencana Covid-19 di Kalimantan Timur.

 

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Agus Andrianto yang hadir pada acara itu menuturkan pengalamannya saat terpapar Covid-19, Juli lalu.

 

"Jangan stres Pak Gubernur, karena stres itu menurunkan imunitas.  Syarat utama untuk bisa kita bertahan dari pandemi ini adalah kita harus hidup bahagia," pesan jendetal bintang tiga itu. (sul)

Berita Terkait