Jembatan Tol Balikpapan-Penajam, Faroek : Bukan Proyek Mimpi, Tapi Nyata

Gubernur Awang Faroek Ishak dan Bupati Yusran Aspar menekan tombol sirine tanda dimulainya pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan-Penajam. (yuvita/adv)

PENAJAM - Akhirnya coastol road yang selama ini hanya impian sebentar lagi menjadi kenyataan. Impian yang terwujud itu ditandai dengan telah diresmikannya pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan-Penajam oleh Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, Minggu (13/5).

Launching jembatan tol bernilai Rp17 triliun itu ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur Awang Faroek bersama Bupati PPU H Yusran Aspar di halaman parkir Kantor Bupati, Minggu (12/5). Pada kesempatan itu Gubernur Awang Faroek menegaskan pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-Penajam merupakan upaya pemerintah untuk membangun konektifitas antar daerah. "Proyek ini bukanlah mimpi, tetapi kenyataan. Kita bangun konektifitas antardaerah lintas kabupaten dan kota bahkan lintas provinsi di Kalimantan," katanya.

Selain itu, jembatan yang memiliki panjang 7,6 kilometer ini akan  menghubungkan beberapa kawasan industri dan kawasan ekonomi di Kaltim termasuk jalan tol Samarinda-Balikpapan dan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Sepinggan Balikpapan.

Gubernur meyakinkan jembatan tol yang dibangun BUMN ini akan menjadi wahana percepatan pertumbuhan ekonomi Kaltim bahkan nasional. Dia mengungkapkan pembangunan jembatan tol ini dibangun melalui pola kerjasama pemrakarsa Waskita Tol Road 60 persen, Perusda Kaltim 20 persen dan  Perusda Kota Balikpapan 5 persen serta Perusda PPU 15 persen.  Nilai proyek investasi Rp16,9 triliun dengan nilai proyek konstruksi Rp12,6 triliun dilaksanakan dengan pola public privat partnership (PPP.).

Gubernur mengemukakan proyek ini merupakan lanjutan dari program-program masterplan perluasan percepatan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI). "Proyek tidak menggunakan APBD maupun APBN dan proyek ini telah disetujui Presiden Jokowi dengan dijadikan percontohan proyek strategis nasional yang merupakan inisiatif daerah," ungkapnya.

Sementara itu Bupati PPU H Yusran Aspar mengatakan kegiatan hari ini bukan lagi launching tetapi memasuki tahap groundbreaking sebab sudah ada kegiatan proyek di lapangan. "Pembangunan jembatan tol ini sangat layak secara ekonomi. Buktinya, BUMN sekelas PT Waskita Karya siap memberikan kontribusi 60 persen untuk pembangunan ini. Jadi sudah pantas groundbreaking bukan sekedar launching," ucap Yusran Aspar.

Hadir Sekretaris Provinsi Kaltim Hj Meiliana dan Asisten Asministrasi Umum H Bere Ali serta Asisten Administrasi Pembangunan H Ichwansyah serta pimpinan OPD dan Staf Ahli Gubernur serta Kepala Biro di lingkungan Setdaprov Kaltim.

Tampak pula jajaran FKPD dan OPD di lingkungan Pemprov Kaltim serta jajaran FKPD dan OPD lingkup PPU dan Balikpapan. Pada kesempatan itu, gubernur mengambil undian untuk doorprize utama 1 unit mobil. Gubernur juga menandatangani ucapan turut berduka cita atas gugurnya 6 Anggota Polri dari jajaran Brimob. Gubernur juga berkesempatan meninjau kawasan pabrik PT Waskita Beton Precast Tbk yang berada di Kawasan Industri Buluminung PPU. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait