Jemput Bola di Masa Pandemi

Ist

SAMARINDA – Mendukung peningkatan kapasitas aparatur desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim siap jemput bola.

 

Hal itu menjadi kewajiban Pemprov Kaltim melalui DPMPD untuk pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan khususnya peningkatan kapasitas aparatur desa agar tetap berjalan di tengah pandemi Covid-19.

 

“Kegiatan peningkatan kapasitas aparatur desa dilakukan dengan jemput bola. Sebab kita tidak bisa berdiam diri menghadapi wabah Covid-19. Tetap harus berupaya berbuat terbaik bagi masyarakat desa,” kata Kepala DPMPD Kaltim HM Syirajudin di Ruang Rapat DPMPD Kaltim, Senin (20/7/2020).

 

Karena itu, Syirajudin menyarankan Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan (Pemdeskel) menyiapkan pelaksanaan pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa dengan sistem jemput bola dengan baik.

 

Termasuk mengatur mekanisme pelaksanaan perkabupaten agar bisa tuntas pada sisa waktu pelaksanaan anggaran. 

 

“Yang jelas kita harus tetap aman dari Covid-19 atau mengikuti protokol kesehatan. Jangan sampai ada kluster baru dari pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa,” jelasnya.

 

Syirajudin mengatakan, hanya Penajam Paser Utara tidak dijadikan sasaran karena sudah tidak ada desa tertinggal. Sebab target kegiatan bagaimana meningkatkan status desa tertinggal dan sangat tertinggal di Kaltim. (jay/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait