JPI 2013 Gelar Lomba Permainan Tradisional

SAMARINDA - Mempererat tali silaturahmi antar peserta JPI 2013 dan  memperkenalkan olahraga tradisional di kalangan pemuda  digelar lomba olahraga tradisional yang diikuti 34 provinsi se Indonesia.

“Tujuan digelarnya olahraga tradisional, untuk memperkenalkan kembali kepada generasi muda, karena olahraga tradisional  merupakan khas budaya Bangsa Indonesia yang  mengandung makna  luhur di dalamnya, sehingga harus dilestarikan,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim H Sigit Muryono didampinggi Ketua Panitia Bidang Olahraga JPI 2013 Ego Arifin di sela-sela kegiatan tersebut di kawasan Stadion Utama Palaran, Selasa (29/10).

Dijelaskan, kegiatan ini bukan menonjolkan juaranya, tetapi Dispora Kaltim  memfasilitasi kepada mereka agar memaknai dan mengetahui olahraga tradisional, selanjutnya mampu menumbuhkembangkan ke daerah  masing-masing, sehingga olahraga yang memiliki filosofi  dalam itu terus lestari.

“Melalui JPI 2013 di Kaltim, diharapkan permainan tradisional akan mampu berkembang dan dikenal di negeri sendiri maupun manca negara,” ujarnya.

Dijelaskan, selain menyehatkan bagi tubuh juga membangkitkan rasa sportivitas dan persaudaraan,  apalagi olahraga ini mudah dan menyehatkan tanpa mengeluarkan biaya besar.

Pada lomba itu nampak para peserta sangat antusias mengikuti pertandingan, semangat dan kekompakan  mereka menunjukan eksistensi nama daerah yang dibawah dukungan rekan-rekannya untuk lebih bersemangat meraih prestasi terbaik.

Beberapa olahraga tradisional yang dipertandingkan  pada ajang ini, antara lain egrang, hadang, dagongan dan tarumpah panjang.(sar/hmsprov).

Berita Terkait
Government Public Relation