Juni, Marathon Indonesia Maju 2020 di IKN

Foto : Yuvita Indrasari

SAMARINDA - Juru Bicara (Jubir) Presiden, Fadjroel Rachman bertemu Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi di Kantor Gubernur, Kamis (21/2/2020). Jubir berdarah Banjar ini bermaksud menyampaikan rencana pelaksanaan Marathon Indonesia Maju 2020 bertema “Berlari di Paru-Paru Dunia”. 

.

Ajang marathon internasional ini rencananya digelar pada 28 Juni 2020. Presiden Joko Widodo direncanakan ikut berlari dalam marathon nanti. Jumlah peserta diperkirakan 5.000 orang dari Indonesia dan beberapa negara di dunia. 

.

“Seribu persen kami mendukung,” tegas Hadi Mulyadi.

.

Fadjroel Rachman menyebutkan ajang marathon internasional ini sekaligus akan menjadi media kampanye kepada dunia, bahwa pemindahan ibu kota negara Indonesia ke Kalimantan Timur sangat memerhatikan upaya-upaya penyelamatan hutan dan lingkungan.

.

“Kita ingin sampaikan kepada dunia bahwa 70 persen areal ibu kota negara yang baru akan menjadi kawasan hutan konservasi. Sedangkan 30 persen lainnya digunakan untuk lima klaster ibu kota yang semuanya ramah lingkungan,” tegas Fadjroel yang siang tadi mengenakan jas hitam dengan kaos bergambar orangutan.

.

Jadi kata Fadjroel, pemindahan ibu kota negara, bukan hanya soal membangun infrastruktur, tetapi juga transformasi ekonomi, sosial budaya, juga transformasi lingkungan. Untuk kampanye ini, Pemerintah Indonesia mencoba melakukannya melalui pendekatan budaya dan juga olahraga.

.

“Kita ingin sampaikan kepada dunia, bahwa dari ibu kota negara baru Indonesia akan ada lebih banyak oksigen yang akan kita sumbangkan untuk dunia,” yakin Fadjroel. 

.

Sebelum meninggalkan Kantor Gubernur, tokoh berlatar peneliti dan penulis ini juga mengajak warga Kalimantan untuk ikut memeriahkan Marathon Indonesia Maju 2020 yang rencananya berjarak 42 km. Di sepanjang rute marathon nanti, rencananya juga akan dipajang berbagai kesenian budaya dari 34 provinsi di Indonesia. 

.

“Ulun mangundang bubuhan pian seberataan di Pulau Kalimantan, umpat pian seberataan Marathon Indonesia Maju, 28 Juni 2020. Supaya kita berataan menyelamatkan hutan dan orangutan, supaya dunia maherani kita semuaan. Bahwa kita orang Kalimantan ini sayang awan hutan kita, sayang awan orangutan kita,” ucapnya berpromosi. (sul/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait