Kabupaten dan Kota Diminta Bentuk Tim Seleksi

Penyaluran Bantuan Beasiswa Kaltim Cemerlang 2014

SAMARINDA - Mulai April ini, Pemerintah Kabupaten/Kota se Kaltim dan Kaltara diminta untuk segera membentuk tim seleksi penyaluran bantuan beasiswa Kaltim Cemerlang. Sehingga penyaluran segera dituntaskan, termasuk tim seleksi di Perguruan Tinggi (PT).

Melalui bantuan tersebut diharapkan Kaltim mampu menciptakan Sumber Day Manusia ( SDM ) yang andal dari putra-putri asal Kaltim dan Kaltara. “Kami berharap mulai bulan ini, Pemerintah Kabupaten/Kota sudah membentuk tim seleksi yang mengelola penyaluran bantuan beasiswa Kaltim Cemerlang 2014 sehingga tepat sasaran,” kata Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltim H Bere Ali di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (3/4).

Setelah terbentuk tim seleksi dan telah diterbitkan surat keputusan (SK) bupati dan walikota, diharapkan tim tersebut dapat segera bekerja. Karena, saat ini penyaluran beasiswa ada tiga kategori, yakni diatur dari kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara, diatur melalui kuota perguruan tinggi se Kaltim dan Kaltara dan kategori bersifat khusus.

Sifat khusus tersebut, antara lain bantuan beasiswa bagi mahasiswa Sang Hyang Seri, Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Institut Seni Buda Indonesia (ISBI) dan mahasiswa Belarus.

“Tapi, yang terpenting adalah seleksi yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota. Sebab, secara simbolis untuk kabupaten/kota sudah diserahkan oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak,” jelasnya.

Karena itu, perlu segera mungkin pemerintah kabupaten/kota untuk membentuk tim seleksi. Karena dari seleksi tersebut ada yang harus menunggu. Misal, untuk bantuan beasiswa bagi siswa berprestasi dari jenjang SD-SMA, harus menunggu hasil Ujian Nasional (UN), sehingga baru bisa didata siapa yang berhak menerima bantuan beasiswa berprestasi.

Selain itu, untuk kuota dari kategori kabupaten/kota dan perguruan tinggi penerimaan berkas dilakukan secara manual. Tidak lagi menggunakan sistem online. Meski begitu, panitia tim seleksi dari Pemprov Kaltim tetap memberikan bimbingan teknis kepada kabupaten/kota dan perguruan tinggi untuk petugas operator pengolah data dari berkas yang masuk.

“Setelah kabupaten/kota dan perguruan tinggi melakukan seleksi, selanjutnya bupati dan walikota menerbitkan surat keputusan penetapan penerima bantuan beasiswa melalui APBD Provinsi Kaltim 2014. Selanjutnya, berkas dan SK tersebut yang dikirim ke Pemprov Kaltim sebagai bahan pemerintah provinsi untuk menerbitkan SK Gubernur Kaltim tentang penetapan penerima bantuan beasiswa,” jelasnya.(jay/sul/es/hmsprov).

/////FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak (lima dari kiri) usai menyerahkan alokasi beasiswa Kaltim Cemerlang kepada sejumlah Bupati dan Walikota di sela-sela pelaksanaan Musrembang RKPD 2015.(fajar/humasprov kaltim)

 

Berita Terkait
Government Public Relation