Kabupaten Mahakam Ulu Hadiah Bagi Masyarakat Kaltim

MAHAKAM ULU – Pemekaran suatu wilayah adalah upaya nyata untuk mensejahterakan  masyarakat dan mendekatkan segala pelayanan pemerintahan. Tujuan dari pemekaran adalah untuk mempercepat pembangunan, mendekatkan pelayanan masyarakat dan pemerataan pembangunan.
Demikian dikatakan Gubernur Kaltim Dr.H. Awang Faroek Ishak saat menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun ke-39 Desa Datah Bilang, Kecamatan Long Hubung, Kabupaten Mahakam Ulu, Senin (20/5).
“Pembentukan Kabupaten Mahakam Ulu merupakan hadiah yang sangat berharga bagi seluruh masyarakat Kaltim, terutama bagi masyarakat Kutai Barat dan masyarakat Mahakam Ulu. Pemekaran adalah cara mempercepat kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selama kunjungan, Awang Faroek didampingi Hj Amelia Suharni Faroek, Ketua DPRD Kaltim H Mukmin Faisal dan istri, Anggora DPR RI Hetifah Syaifuddin dan Sekretaris Kementerian Pedalaman dan Daerah Tertinggal (PDT), HM Nurdin.
Dijelaskan  Gubernur,  keberadaaan Desa Datah Bilang ini merupakan program pemukiman penduduk lokal (resttlement) sejak jaman orde baru pada tahun 1980-an. Setelah 30 tahun program tersebut menuai keberhasilan dengan terbentuknya desa-desa baru yang sebelumnya hidup terpencar.  Kini, ujar Awang, desa-desa hasil resettlement di seluruh Kaltim dapat maju dan berkembang seperti halnya desa-desa lainnya yang terlebih dahulu terbentuk.
“Hadiah yang kita dapatkan tidak saja untuk pembentukan Kabupaten Mahakam Ulu  melalui Undang-Undang Nomor 2 tahun 2013, tetapi juga terbentuknya Provinsi Kalimantan Utara sebagai provinsi baru di Indonesia,” imbuh Awang.  
Kepada ribuan warga yang menghadiri acara tersebut, Gubernur Awang Faroek berpesan agar masyarakat tetap menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya. Menjaga keamanan dan kekompakan diantara warga dan mendukung pemerintahan Kabupaten Mahakam Ulu yang baru terbentuk.
Dalam kesempatan ini Awang Faroek menyerahkan sejumlah bantuan, diantaranya bantuan peralatan pertanian berupa lima unit traktor tangan (hand tracktor), dua unit perontok padi (power treshser) dan puluhan terpal jemur padi. Selain itu juga diserahkan bantuan alat penyemprot hama, bantuan pupuk dan pestisida serta bibit padi dan kacang-kacangan.
Kemudian diserahkan juga satu unit mesin boat dan uang tunai sebesar Rp100 juta untuk panitia HUT Datah Bilang.
Awang Faroek berjanji membangun dan memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan dari Datah Bilang ke ibukota Kecamatan Ujoh Bilang serta  melakukan cetak sawah seluas 50 hektare dan merencanakan membangun  rumah sakit tingkat pratama di kawasan itu.
“Jadi saya mohon seluruh masyarakat untuk mendukung pemerintahan Mahakam Ulu yang dipimpin oleh Pak Ruslan sebagai putra daerah Long Pahangai yang sudah pasti mengetahui masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat,” ujarnya. (yul/hmsprov).

////Foto : Gubernur Kaltim Dr.H. Awang Faroek Ishak bersama Ny. H E Amelia Suharni Faroek menyapa warga Mahakam Ulu yang menyambut kedatangan Gubernur saat melakukan Kunjungan Kerja ke Daerah Otonomi Baru tersebut.(yuliawan/humasprov kaltim)
 

Berita Terkait