Kabupaten/Kota Diminta Bangun Jiwa dan Semangat Kewirausahaan

Turunkan Angka Kemiskinan dan Pengangguran Kaltim

SAMARINDA – Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak, dalam setiap kesempatan mengingatkan agar pemerintah daerah baik kabupaten maupun kota melalui instansi terkait membuat program pro rakyat unuk membangun semangat dan jiwa kewirausahaan bagi masyarakat.

Menurut Gubernur, upaya ini penting dan memiliki makna strategis terutama dalam upaya percepatan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran yang saat ini semakin terasa dengan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh sejumlah perusahaan di daerah ini.

“Kita semua harus terus melakukan upaya-upaya percepatan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. Utamanya, membangun jiwa dan semangat entrepreneur (kewirausahaan) bagi generasi muda dan masyarakat,” kata Awang Faroek Ishak, baru-baru ini.

Dia menjelaskan pemerintah daerah khususnya Pemprov Kaltim melalui lembaga perbankan milik daerah (BPD Kaltim) telah menyiapkan dana (modal usaha) yang cukup besar untuk berbagai kegiatan usaha.

Utamanya kegiatan usaha di sektor pertanian dalam arti luas yang memang menjadi lokomotif perekonomian Kaltim ke depan. Antara lain berupa kegiatan usaha perkebunan, perikanan dan kelautan, pertanian tanaman pangan serta peternakan, termasuk pengembangan bahkan UMKM.

Selain itu, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kaltim  telah melakukan berbagai pelatihan bagi masyarakat khususnya lulusan sekolah menengah atas dan kejuruan bahkan perguruan tinggi agar memiliki keterampilan dan kompetensi pekerjaan.

“Langkah-langkah dan upaya yang dilakukan pemerintah provinsi ini hendaknya menjadi upaya bersama yang juga harus dilakukan kabupaten dan kota, sehingga muncul generasi yang yang memiliki jiwa entrepreneur tangguh dan andal,” harap Awang Faroek.

Gubernur menyebutkan potensi yang miliki kabupaten dan kota di Kaltim cukup besar yang masih menunggu tenaga-tenaga terampil serta berkompeten untuk dikelola secara maksimal.

Diharapkan generasi yang berjiwa enterpreneur itu tidak semata menggantungkan diri untuk mencari pekerjaan tetapi bagaimana jiwa dan semangat kewirausahaan bisa tumbuh dan mampu mengembangkan diri bahkan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

 “Musuh utama kita adalah kemiskinan dan pengangguran. Namun, upaya bersama yang dilakukan provinsi maupun kabupaten dan kota harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Utamanya, menciptakan generasi muda yang berjiwa entrepreneur tangguh dan andal,” kata Awang Faroek Ishak.(yans/es/adv).

/// Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak saat menandatangani kerjasama dengan DPP Apindo Kaltim tentang sertifikasi kompetensi tenaga kerja, di sela-sela kegiatan Job Market Fair  2015.(johan/humasprov kaltim)

 

Berita Terkait
Government Public Relation