Kafilah MTQ Kaltim Masuk 10 Besar

* Andi Alauddin Juara I Tafsir Bahasa Inggris.

 

BATAM – Kafilah Kalimantan Timur tampak ceria dengan hasil yang cukup memuaskan karena masuk dalam 10 Besar pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXV di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang dimulai sejak 4 Juni dan berakhir Jumat malam (13/6). Keluar sebagai Juara Umum tuan rumah Kepri, kedua Banten dan ketiga Jawa Barat.

Sementara itu, pengumuman juara yang disampaikan Ketua Dewan Juri MTQ Nasional Said Agil Husein al-Munawar menyebutkan, Kafilah Kaltim menempatkan Mufassir Andi Alauddin sebagai peraih juara I musabaqah Tafsir Bahasa Inggris, Taufik Hidayat Harapan I Tilawah Anak-anak, Zulfi Zainal  Faruq Harapan ITahfiz 1 juz, Zuhrotus Lailatis Sa’adah Harapan I Tahfizh 20 juz, Muhrida Septiani Harapan III Tafsir Bahasa Arab, Diyyan Riffya Harapan III Tafsir Bahasa Inggris, Jumadil Nur Harapan II Dekorasi, Hamidy dan Hj Nurul Fitriyah Harapan I cabang MMQ.

Andi Alauddin yang berlomba di cabang Tafsir Bahasa Inggris menurut Pendamping H Hadri dan Rahmadi serta Pelatih H. Johan Marpaung, tampil mengesankan di babak penyisihan. Pada lomba di Gedung Lembaga Adat Melayu Batam, 9 Juni mengumpulkan angka 184,9467. Peroleh skor Andi Alaudin ditempel ketat Mufassir Bengkulu Agus Jamal dengan nilai 184,8333.

“Mulanya saya memang merasa kurang siap tampil pada hari Minggu 8 Juni, karena jadwal diubah-ubah panitia. Untung bisa sesuai jadwal tampil pada Senin 9 Juni. Hasil terbaik ini berkat doa ibu dan istri saya,” kata Andi yang tahun 2012 lalu juga mewakili Kaltim pada MTQ XXIV di Ambon.

Prestasi MTQ Kaltim kali ini menurut ofisial Kafilah Kaltim H Elbadiansyah dan H Abdul Wahab perlu mendapat apresiasi, sekaligus menjadi pemacu semangat bagi peserta lain  yang akan mewakili Kaltim pada event-event MTQ yang akan datang.

MTQ XXV di Kepri dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 6 Juni. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak turut hadir pada acara pembukaan. Sebelumnnya, Gubernur Kaltim bersama Presiden, gubernur dan pejabat teras se-Indonesia melakukan penanaman pohon di areal Islamic Center dan Dataran Engku Putri, Batam Centre yang juga merupakan arena utama MTQ, sedangkan Asisten III Bidang Kesra Pemprov Kaltim H Bere Ali memimpin Kafilah Kaltim pada saat kedatangan dan pembukaan MTQ.

Acara penutupan MTQ dihadiri Wakil Presiden Boediono bersama Ibu Herawati Boediono, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Gubernur  Kepri M Sani, dan para undangan lainnya mewakili daerah-daerah di seluruh Indonesia. Selanjutnya, penyelenggaraan MTQ pada Tahun 2016 yang akan menjadi tuan rumah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Wapres Boediono pada acara penutupan mengatakan, MTQ sangat penting sebagai wujud pengamalam nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an. Selain itu, MTQ juga  positif untuk menggalakkan ekonomi rakyat.

“Penyeleggaraan MTQ pasti terkait dengan upaya menggalakkan ekonomi rakyat di daerah, termasuk memperkenalkan  pariwisata daerah,” kata Wapres. (ri/sul/adv)

////Foto: HARUMKAN KALTIM. L’JAndi Alauddin, kedua dari kiri seusai tampil pada cabang Tafsir Bahasa Inggris.

 

 

Berita Terkait
Government Public Relation