Kaleidoskop 2020, Komitmen untuk SDM Berkualitas dan Berakhlak Mulia

Gubernur Kaltim H Isran Noor

SAMARINDA - Visi Berani Untuk Kaltim BerdauLat 2018-2023 memasuki tahun kedua. Seperti diketahui, Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi menempatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai misi pertama. 

 

 

Misi pertama Kaltim Berdaulat adalah  “Berdaulat dalam pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan berdayasaing,  terutama perempuan,  pemuda dan penyandang disabilitas”. 

Bukan tanpa alasan ketika Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi memilih pembangunan SDM sebagai misi pertama. 

 

 

Whats-App-Image-2020-12-20-at-23-47-28

Duet pemimpin Kaltim ini sangat menyadari bahwa sumber daya manusia merupakan kunci sukses pembangunan. Sebab pada hakikatnya, sumber daya manusialah yang akan menjadi  perencana, pemikir dan penggerak program pembangunan itu sendiri. 

Kedua pemimpin sangat menyadari, bahwa Kaltim harus menyiapkan SDM yang unggul, berkualitas dan berakhlak mulia.

 

 

Sebab mereka yakin, kekayaan alam yang terhampar luas di bumi Kalimantan Timur tidak akan cukup menjadi modal bagi generasi masa depan, bila tidak didukung dengan penyiapan SDM yang andal, berkualitas dan tentu saja berakhlak mulia. 

Salah satu wujud dari pelaksanaan misi pertama itu adalah penyaluran Beasiswa Kalimantan Timur (BKT). Sepanjang tahun 2020, BKT disalurkan kepada 44.289 penerima dengan besaran dana yang disiapkan sekitar Rp163 miliar lebih. 

 

 

Sasaran yang ingin dicapai adalah peningkatan SDM yang komprehensif, termasuk warga berkebutuhan khusus. Program ini pun memberi peluang besar bagi putra-putri Kaltim untuk dapat mengenyam pendidikan setinggi-tingginya di semua tingkat pendidikan.  

 

 

“Pendidikan bukan investasi jangka pendek, tapi jangka panjang,” kata Gubernur Isran Noor dalam banyak kesempatan.

Dengan strategi pembangunan pendidikan yang tepat, Gubernur Isran Noor berharap kelak akan lahir putra-putri terbaik Kaltim yang memiliki keahlian tertentu dan berguna bagi nusa dan bangsa. 

 

 

Keberadaan sejumlah perguruan tinggi dan institut di Kalimantan Timur pun diharapkan dapat menjawab tantangan kekinian, termasuk kesiapan menyongsong penetapan Kaltim sebagai ibu kota negara (IKN). 

 

 

Menurut Gubernur, inilah saat yang tepat bagi Kaltim untuk menyiapkan generasi-generasi berkualitas dan unggul guna menyongsong agenda nasional Indonesia Maju, terlebih keterlibatan putra-putri Kaltim menuju IKN. 

 


“Semoga anak-anak Kaltim akan mampu menghadirkan karya-karya dengan manfaat besar yang berguna bagi bangsa Indonesia, dan tentu saja Kalimantan Timur,” ucap Isran. (Samsul/humasprovkaltim)

Berita Terkait