Kaltim Provinsi Terbaik Pelopor Pengembangan UMKM

Malam Penganugrahan UNS Award 2014

SOLO–Berbagai program pro rakyat Pemprov Kaltim mendapat apresiasi dari berbagai pihak, tidak terkecuali dari kalangan akademisi di Tanah Air. Adalah Universitas Negeri Sebelas Maret  Surakarta (UNS) yang memberikan penghargaan kepada Kaltim, sebagai Provinsi Pelopor Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Penghargaan tersebut diserahkan Rektor Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta, Ravik Kasidi kepada Gubenur Kaltim yang diwakili Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kaltim,  H Mohamad Djailani pada Malam Penganugerahan UNS Award 2014 di Aula UNS, Senin malam (16/6).

Dalam kesempatan itu, Ravik mengatakan penghargaan ini merupakan upaya UNS untuk mendorong kian majunya pembinaan dan pengembangan UMKM di Indonesia dan merupakan salah satu program unggulan perguruan tinggi tersebut.

Saat menyampaikan sambutan, Rektor Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta, Ravik Kasidi mengakui, penghargaan ini memang tidak sehebat penghargaan yang diberikan Presiden. Namun kata dia, jangan lihat siapa yang memberikan, tetapi harus dipahami tujuan dari penghargaan tersebut sebagai upaya UNS mencatatkan goresan sejarah terkait upaya yang dilakukan individu maupun lembaga dalam pengentasan kemiskinan melalui pembinaan UMKM.

“Saya mengajak kita semua untuk peduli dan menghargai serta mencatatkan sejarah, bahwa ada upaya dari berbagai pihak, baik individu maupun lembaga pemerintah atau swasta dalam pembinaan dan pengembangan UMKM,” kata Ravik.

Ravik menilai, pengembangan UMKM di negeri ini wajib didukung oleh semua pihak, termasuk kalangan perguruan tinggi, karena berbagai kegiatan UMKM terbukti mampu bertahan terhadap berbagai gangguan ekonomi. Contohnya ketika Indonesia dilanda krisis moneter 15 tahun lalu, UMKM mampu bertahan, bahkan menjadi salah satu penopang ekonomi di negeri ini.

Karena itu, UNS mencoba untuk ikut dalam upaya mendorong terciptanya UMKM yang tangguh untuk menopang perekonomian negara, salah satunya dengan memberikan penghargaan tersebut.

Dijelaskan penghargaan yang diberikan, sudah melalui penilaian yang objektif dengan melibatkan sejumlah ahli atau pakar di bidang masing-masing dengan melakukan penijauan lapangan, sehingga diperoleh sebuah kesimpulan untuk memutuskan  penerima penghargaan tersebut.

Sementara itu, H Mohamad Djailani mengatakan penghargaan tersebut merupakan bukti bahwa apa yang dikerjakan Pemprov Kaltim, terutama yang terkait pengembangan UMKM mendapat apresiasi dari kalangan perguruan tinggi, khususnya UNS.

Dengan penghargaan ini, tentunya akan menjadi pemicu sejumlah pihak terkait di Kaltim untuk kian bersemangat melakukan pembinaan lebih baik terhadap UMKM.

Dia mengatakan, Kaltim sadar betul bahwa pelaku UMKM harus mendapat dukungan maksimal, baik dari segi permodalan maupun perlindungan terhadap kegiatan usaha yang dilakukan.

Kesadaran itulah yang melandasi Kaltim, menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 tahun 2012 tentang Pemberdayaan UMKM dan didukung lagi dengan Perda Nomor 9 tahun 2012 tentang pembentukan PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida).

“Kedua Perda tersebut merupakan payung hukum yang dimiliki Kaltim untuk memberikan jaminan dan perlindungan serta pembinaan terhadap berbagai kegiatan UMKM di daerah ini,” kata Djailani.

Sementara itu, Ketua Panpel UNS Award, Kunto Adi mengatakan pemberian penghargaan tersebut merupakan tahun ketiga sejak 2012 yang memberikan anugerah kepada sejumlah individu, lembaga pemerintah atau swasta yang dinilai berjasa dalam pengembangan UMKM.

Pernghargaan tersebut terdiri dari 10 katagori yang diberikan kepada individu atau lembaga baik swasta maupun pemerintah yang dinilai berhasil dalam pembinaan dan pengembangan UMKM.

Selain Kaltim, daerah atau lembaga yang mendapat penghargaan serupa, yakni Kabupaten Pelalawan dan Kelompok Bisnis Development Services (DBS) Kosama Mikro Finance dari Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan itu, juga diberikan penghargaan tertinggi berupa “Dharma Krida Baraya Adikarya Anugraha” kepada Haryono Suyono, selaku penggagas berdirinya Yayasan Damandiri yang melakukan pembinaan dan bantuan permodalan bagi pelaku UMKM. (santos/sul/hmsprov).

////FOTO :   H Mohamad Djailani (kanan) menerima penghargaan  UNS Award 2014 yang disampaikan Rektor UNS, Ravik Karsidi (dua dari kiri). (eko/humasprov)

 

Berita Terkait