Kaltim akan Maju di Segala Bidang

Silaturahmi Pemprov Kaltim dengan 2.000 Anak Yatim Piatu

SAMARINDA–Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1435 H dan bertepatan dengan hari ulang tahun ke-66 Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, Pemprov Kaltim beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kaltim menggelar Silaturahmi dengan anak yatim piatu di GOR Segiri, Samarinda, Kamis (31/7).

Gubernur Awang Faroek Ishak mengungkapkan apa yang telah dilakukannya selama kurang lebih 66 tahun ini merupakan bentuk nyata perjuangan dan bakti bagi kemajuan bangsa dan negara. Terlebih di Kaltim, dimana dirinya telah aktif sejak muda di organisasi kepemudaan, kemudian menjadi birokrat, anggota DPR RI, Bupati Kutai Timur hingga menjadi Gubernur Kaltim periode 2008-2013 dan 2013-2018.

“Apa yang sudah saya capai selama ini tidak lepas dari peran istri dan keluarga, serta seluruh masyarakat. Untuk itu, semua harus kita syukuri dan yang kurang akan terus dibenahi. Saya ucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendukung dan memberikan masukan maupun kritik untuk pembangunan Kaltim,” ungkap Awang Faroek.

Menurut dia, Kaltim dengan segala potensi yang dimilikinya dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi provinsi yang maju dalam segala bidang dan terbaik di luar pulau Jawa. Sehingga diperlukan dukungan dari semua pemangku kepentingan untuk mewujudkannya, yang juga tertuang dalam Visi Kaltim Maju 2018.

“Tidak hanya di birokrasi, tetapi juga memerlukan dukungan legislatif dan yudikatif, serta jajaran TNI dan Polri untuk mewujudkannya. Khususnya untuk pro aktif dalam memberikan masukan konstruktif bagi pembangunan Kaltim,” jelasnya.

Sementara itu, kepada sekitar 2.000 anak yatim piatu yang berasal dari panti asuhan, pondok pesantren maupun lingkungan masyarakat di Samarinda dan sekitarnya, Awang Faroek berpesan agar jangan pernah berhenti menempuh pendidikan. Karena, lanjut dia, pendidikan itulah yang nantinya akan menjadi bekal dalam mengarungi kehidupan, terutama bagi generasi muda yang akan menjadi pemegang tongkat estafet pembangunan Kaltim.

Pemprov, ujar dia, sejak 2008 setiap tahunnya terus memprioritaskan sektor pendidikan dalam program pembangunan. Mulai dari alokasi anggaran pendidikan 20 persen dari APBD Kaltim, pemberian Bosda, insentif guru, peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru, program Beasiswa Kaltim Cemerlang yang diperuntukkan bagi puluhan ribu putra-putri Kaltim.

“Kita juga sudah memiliki Posko Anti Putus Sekolah (Drop Out) di setiap kecamatan. Sehingga, tidak ada lagi anak-anak di Kaltim yang tidak bersekolah. Semua harus sekolah, tanpa terkecuali. Biaya pendidikan sudah digratiskan melalui program Wajib Belajar 12 Tahun. Bagi semua masyarakat, bantu pemerintah. Laporkan jika ada anak yang tidak bersekolah, nanti akan kita tindak lanjuti,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Awang Faroek yang didampingi istri Hj Encik Amelia Suharni Faroek, Awang Ferdian Hidayat dan istri, Awang Fauzan Rahman dan istri juga menyerahkan santunan kepada 2.000 anak yatim piatu.

Turut hadir Wagub Kaltim HM Mukmin Faisyal, Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Nono Suharsono, Pelaksana Tugas Sekprov H Rusmadi,  jajaran pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kaltim, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama Kaltim. (her/sar/sul/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation