Kaltim Bangun Tiga Menara Komuniukasi di Perbatasan

Atasi Kesenjangan Komunikasi

 

            SAMARINDA-  Pemprov Kaltim akan membangun tiga menara komunikasi di kawasan perbatasan dengan nilai Rp9 miliar  melalui pendanaan APBD 2013. Kegiatan itu akan bekerjasama dengan TNI Angkatan Darat (AD). Dengan upaya ini Diharapkan  mampu mengatasi kesenjangan atau kesulitan komunikasi bagi warga di kawasan perbatasan dan daerah terpencil.

   “Tiga menara komunikasi di kawasan perbatasan negara itu, yakni  masing-masing di Long Apari Kabupaten Kutai Barat,  Agung Baru  Malinau dan satu menara lagi di Long Layu  Nunukan,” kata  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim  Abdullah Sani pada diskusi bulanan  di Warung Informasi Etam Kaltim,  Kantor Kominfo, Selasa (29/1).

            Dia mengakui, di kawasan perbatasan masih kekurangan sekitar 40 menara komunikasi karena letak geografis Kaltim yang sangat luas, meliputi  bukit dan lembah, namun pada 2013  akan dibangun tiga menara komunikasi.

             Dikatakan,  jumlah menara yang telah terpasang dan akan dibangun di kawasan perbatasan terdapat 52 menara. Rincianya adalah 22 menara dibangun dari dana Kementerian Dalam Negeri pada 2010.

              Kemudian  terdapat satu menara dibangun Pemprov Kaltim pada 2011, tiga menara dibangun tiga kabupaten di perbatasan negara melalui bantuan keuangan Pemprov Kaltim, lima menara dibangun Pemkab Malinau dan 20 menara lainnya dibangun Kemenkominfo pada 2012.

            “Mulai hari ini (30/1), kami melakukan pengecekan pada tiga titik lokasi yang akan dibangun menara tersebut, pengecekan melibatkan Dinas PU dan Bappeda Kaltim,.” jelasnya.(sar/hmsprov).

Foto : Salah satu sudut kawasan perbatasan di Kaltim yang masih mengalami keterbatasan terhadap berbagai fasilitas dan kebutuhan dasar, salah satunya sarana komunikasi dan informasi.(dok/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation