Kaltim Bebas Narkoba 2015 Harus Terwujud

SAMARINDA - Kasus penyalahgunaan dan pecandu narkotika dan obat-obatan berbahaya (Narkoba)  di Kaltim kian  memprihatinkan.  Mencermati kondisi itu Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak bertekad agar Kaltim bebas Narkoba pada 2015 harus diwujudkan.  
"Kita bertekad agar Kaltim bebas Narkoba atau Zero Narkoba pada 2015. Meskipun ini  sebuah tantangan yang berat,  tetapi tekad mulia itu harus kita wujudkan," kata Awang Faroek pada Silaturahim Masyarakat Kaltim di Samarinda, Selasa (17/9).  
Menurutnya, masalah narkoba tidak cukup hanya mengatakan prihatin , melainkan harus mampu bekerja secara maksimal agar Kaltim terbebas dari masalah Narkoba.  
"Saya melihat sendiri para  penghuni lapas rata-rata  anak-anak muda yang tersangkut masalah narkoba. Perang melawan penyalahgunaan narkoba ini harus kita lakukan secara  menyeluruh," ujarnya.  
Kaltim zero narkoba harus didukung semua pihak untuk menyelamatkan generasi bangsa. Semua masyarakat dapat berperan aktif pada upaya pencegahan, pembinaan dan perang melawan narkoba.    
"Pemerintah akan mendukung kegiatan yang akan digelar, sepanjang kegiatan dilakukan benar-benar dalam upaya pemberantasan narkoba," tegasnya.  
Kaltim  seperti diketahui  merupakan salah satu provinsi yang paling rawan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba.  Ini  disebabkan letak geografis Kaltim yang berbatasan dengan negara tetangga  sehingga dipandang  sangat strategis bagi perlintasan narkoba.  
"Saya juga mengimbau para guru dan orang tua serta tokoh-tokoh agama agar selalu memerangi penyalahgunaan narkoba di masyarakat maupun  keluarga," demikian Awang Faroek Ishak.  (sar/hmsprov).

Berita Terkait
Government Public Relation