Kaltim Belum Daftarkan Awak Media ke Media Center PON

BANDUNG - Dukungan awak media dinilai sangat penting dalam menyukseskan penyelenggaraan PON XIX di Jawa Barat (Jabar) yang akan dihelat September 2016. Media akan mendokumentasikan dan menyampaikan informasi terkini hasil pertandingan dari semua cabang olahraga yang dipertandingkan.

Update data dan informasi tersebut sangat diperlukan, agar hasil pertandingan segera diterima awak media dan selanjutnya disampaikan ke publik. Karena itu, pendataan media juga diperlukan dari masing-masing Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) daerah ke Media Center Utama. 

“Pendataan maupun pendaftaran kuota wartawan dari masing-masing KONI daerah sudah dipetakan. Jatahnya, yaitu sesuai jumlah atlet, yakni 15 persen dari jumlah atlet yang diturunkan bukan jumlah atlet dan official. Namun demikian, dari data yang ada, Kaltim belum ada mendaftarkan media maupun wartawan. Hanya satu media saja yang sudah terdaftar dari Kaltim yaitu dari Media Apakabar,” kata Manajer Center Utama Reza Gubarda di Sekretariat Daerah Provinsi Jabar Jalan Diponegoro, Kamis (28/7).

Adapun jumlah kuota wartawan yang telah direkapitulasi meskipun belum dan sudah ada yang mendaftarkan sebanyak 1.476 wartawan se-Indonesia. Sedangkan kuota untuk Kaltim sebanyak 103 wartawan.

Memudahkan awak media mengirim maupun mengakses informasi hasil pertandingan, maka Media Center di Jabar telah didukung sponsor utama, yakni Telkom. Bahkan kapasitas jaringan melebihi yang diperkirakan.

“Mudah-mudahan untuk streaming tidak ada masalah. Asalkan rekan-rekan media lokasi mengaksesnya di dekat media center. Sebab, untuk di masing-masing venue kami tidak menyediakan akses jaringan yang bagus. Jadi, kami sarankan silahkan ke Media Center yang telah kami siapkan,” jelasnya.

Media center yang disiapkan, yaitu Media Center Utama di Trans Hotel, Media Center Menengah di Stadion Jalak Harupat dan Gelora Bandung Lautan Api. Sedangkan untuk jarak media center dengan venue cabor relatif jauh.

Media center official bertugas sebagai penghubung media center dan venue. Dengan begitu, informasi klasemen maupun hasil pertandingan secepat mungkin akan dapat diakses di Media Center Utama yang disampaikan oleh media official.

“Melalui akses tersebut diharapkan waktu tunggu informasi awak media yang ingin mengetahui informasi hasil klasemen maupun hasil pertandingan tidak terlalu lama. Karena informasi tersebut sangat diperlukan awak media,” jelasnya.

Sedangkan untuk mendukung awak media dalam menulis dan mencari informasi, Media Center Jabar telah menyediakan fasilitas komputer di masing-masing media center, baik utama, menengah dan kecil.

Di Media Center Utama disediakan 68 unit komputer. Menengah ada 15 dan yang kecil ada empat komputer. Tetapi, zaman sekarang komputer tidak terlalu diperlukan, karena wartawan bisa menulis berita menggunakan laptop atau gadget. Terpenting adalah jaringan internet lancar.

“Semua ini didukung Pemerintah Provinsi Jabar, sehingga diharapkan penyelenggaraan PON berlangsung sukses,” jelasnya. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation