Kaltim Beri Kesempatan Belajar ke Rusia

BALIKPAPAN - Pemprov  Kaltim akan memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik Kaltim untuk belajar ke Rusia. Pada tahap awal, Pemprov akan mengirimkan 300 pelajar melalui program Beasiswa Kaltim Cemerlang.   
"Saya sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Menteri Pendidikan Rusia. Untuk tahap awal, kita akan mengirim 300 pelajar," kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak di Balikpapan, baru-baru ini.
Pelajar yang dikirim ke Rusia diutamakan yang berkualitas, khususnya bidang  teknik kereta api, teknik metalogi, mesin, kimia. Pilihan itu karena ke depan Kaltim akan sangat membutuhkan sarjana-sarjana yang memiliki keahlian tersebut.
Dijelaskan, nantinya minyak, gas dan batu bara bakal habis sehingga yang menjadi harapan anak-anak Kaltim harus pandai. Sehingga semua warga Kaltim harus mendapatkan peluang yang sama untuk belajar dan mendapatkan beasiswa.
"Kaltim akan memiliki pabrik smelter (peleburan alumunium) dan sekarang ini kita belum memiliki sarjana pada bidang tersebut, sehingga kita harus memiliki sarjana tersebut dengan mengirim para para pelajar ke Rusia" ujarnya.  
Gubernur juga meminta agar orang tua tidak perlu khawatir karena sekarang,  Rusia sudah sangat berbeda dibanding beberapa tahun lalu yang cenderung berkecamuk. Rusia sekarang sudah maju  dan tidak jauh dibanding negara-negara Eropa maupun Amerika.
"Orang tua jangan takut menguliahkan anaknya ke Rusia,  karena sekarang Rusia semakin maju dan masyaratnya ramah-ramah," ungkapnya.   
Terkait program beasiswa, pada 2013 ini jumlah penerima beasiswa sebanyak 31.116 pelajar dan mahasiswa dengan anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp149 miliar. Sedangkan pada 2014 akan dinaikkan jumlah penerimanya hingga mencapai 50.000 orang.
"Beasiswa Kaltim Cemerlang yang diprogramkan Pemprov Kaltim bertujuan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Program pemberian beasiswa ini merupakan prioritas karena sebagai investasi jangka panjang," ujarnya. (sar/hmsprov)
 

Berita Terkait
Government Public Relation