*Kaltim Berzakat 1437 Hijriah


SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak berharap Kaltim bisa menjadi pelopor pengumpulan zakat infak dan sedekah (ZIS) di Indonesia melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim.

Hal ini disampaikan Gubernur Awang Faroek Ishak usai menyalurkan zakat ke Baznas di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (22/6).

Awang berharap penyaluran zakat oleh umat muslim di Kaltim dapat disampaikan melalui Baznas. Hal ini juga mendukung Baznas Kaltim untuk menargetkan jumlah penerimaan dan penyaluran sebesar Rp25 miliar tahun ini.

“Kami harap dengan target tersebut Kaltim mampu menjadi provinsi pelopor pengumpul zakat melalui Baznas. Apalagi, pengumpulan tersebut dapat didukung oleh Bupati dan Walikota se-Kaltim yang menginstruksikan warga maupun aparaturnya untuk menyalurkan zakat ke Baznas,” kata Awang Faroek Ishak ketika menghadiri dan memberikan arahan saat Kaltim Berzakat 1437.

Selain Bupati/Walikota, pihak perusahaan di Kaltim juga diharapkan dapat menyalurkan zakat melalui Baznas, sehingga target yang diinginkan Baznas Kaltim dapat terwujud. Apalagi, untuk masing-masing SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim sudah menerima surat edaran Gubernur Kaltim agar menyalurkan zakat ke Baznas.

Pemprov Kaltim sangat mengapresiasi BPD Kaltim yang setiap tahun menyalurkan zakat karyawan melalui Baznas dan tahun ini kembali disalurkan dengan jumlah sebesar Rp865.312.659. 

“Diharapkan apa yang dilakukan BPD Kaltim juga diikuti bank konvensional lainnya untuk menyalurkan zakat pegawai melalui Baznas. Bahkan, Bank Mandiri juga turut menyalurkan zakat melalui Baznas. Saya yakin target yang diinginkan Baznas dapat terwujud. Diharapkan melalui penyaluran melalui Baznas dapat mendukung pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Karena itu, Awang mengimbau mari berzakat melalui Baznas Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Diharapkan, ZIS bukan hanya disalurkan pada saat Ramadan tetapi di bulan-bulan lainnya. Menyalurkan zakat melalui Baznas menjadi cermin masyarakat yang peduli sesama.

Ketua Baznas Kaltim Fachrul Ghazi mengatakan target Kaltim untuk penyaluran ini diyakini dapat terwujud. Apalagi, sesuai laporan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten/Kota melalui video conference di hadapan Gubernur Kaltim menyatakan siap mendukung target penyaluran tersebut.

“Kami optimis mampu melampaui target penyaluran tersebut. Apalagi, pada saat video teleconference bersama Gubernur dan Bupati/Walikota ternyata Walikota dan Bupati telah menargetkan penyaluran masing-masing di daerah mencapai Rp3-7 miliar. Karena itu, kami sangat optimis penyaluran ini dapat tercapai,” jelasnya.  (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait