Kaltim Butuh Tenaga Akuntansi Berbasis Akrual

SAMARINDA - Mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang professional berbasis akrual, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan Pemprov Kaltim maupun pemerintah kabupaten/kota butuh tenaga akuntansi berbasis akrual.

Karena itu, dalam waktu dekat Pemprov Kaltim bersama AFI Institut melaksanakan pelatihan akuntansi berbasis akrual. Pelatihan ini dapat diikuti jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kaltim maupun pemerintah kabupaten/kota. Termasuk masyarakat dan asosiasi para akuntan dapat mengikuti pelatihan tersebut.

“Jadi, kita ke depan perlu tenaga tersebut. Karena itu, pelatihan akuntansi berbasis akrual perlu diikuti jajaran SKPD di lingkungan Pemprov maupun pemerintah kabupaten/kota. Agar pengelolaan keuangan berbasis akrual dapat terlaksana dengan baik di masing-masing SKPD,” kata Awang Faroek Ishak di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kaltim, Kamis (31/3).

Peningkatan kualifikasi masing-masing staf SKPD sangat perlu dilakukan, agar pengelolaan keuangan berbasis akrual dapat terlaksana secara professional. Dengan demikian, ke depan masing-masing SKPD mampu mendukung pemerintah daerah mewujudkan tata kelola keuangan yang baik dan berkualitas.

Dengan pengelolaan keuangan yang baik dan berkualitas, diharapkan Pemprov Kaltim maupun pemerintah kabupaten/kota dapat meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) tentang pengelolaan keuangan daerah.

“Alhamdulillah tahun lalu Kaltim mampu meraih opini WTP. Begitu juga tujuh kabupaten/kota di Kaltim juga telah meraih opini tersebut. Diharapkan prestasi tersebut dapat dipertahankan, seiring adanya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan berbasis akrual di masing-masing SKPD,” jelasnya. (jay/sul/hmsprov)

Berita Terkait