Kaltim Cetak SDM Berkualitas Melalui Beasiswa Kaltim Cemerlang

Songsong Tantangan Era Globalisasi

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan tantangan generasi muda Kaltim di masa depan menjadi semakin berat, seiring dengan semakin terbukanya pergaulan kehidupan dunia yang kian modern dan global. Termasuk dengan semakin dekatnya pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.   
Karena itu, sejak saat ini segala sesuatu terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus dipersiapkan sebaik mungkin. Melalui program-program pro rakyat yang telah dilaksanakan Pemprov Kaltim, terutama di sektor pendidikan, yakni program Beasiswa Kaltim Cemerlang yang telah disalurkan kepada sekitar 183 ribu penerima.
“Generasi masa depan yang kita harapkan adalah sosok yang memiliki ketahanan fisik dan mental yang kuat. Memiliki SDM yang berkualitas dan andal, tidak cengeng tetapi tegas dan tegar menghadapi tantangan, kreatif, kompetitif, mandiri, berpikir maju, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta memiliki wawasan kebangsaan yang baik. Sehingga benar-benar siap menghadapi persaingan global,” ujar Awang Faroek.  
Awang Faroek mengungkapkan sebagai salah satu investasi jangka panjang untuk Kaltim, program Beasiswa Kaltim Cemerlang yang telah berhasil pada periode 2009-2013 akan kembali dilanjutkan  lima tahun kedepan. Untuk itu, sambung dia, semua proses dan mekanisme penyaluran beasiswa akan dibenahi lagi.
“Kedepan, beasiswa yang diberikan diharapkan benar-benar dapat menjangkau seluruh masyarakat Kaltim dan Kaltara. Khususnya bagi putra-putri kita yang tinggal di kawasan terpencil, pedalaman, dan perbatasan yang mungkin tidak memiliki jaringan internet. Yang jelas beasiswa ini harus bisa dinikmati seluruh masyarakat Kaltim dan Kaltara tanpa terkecuali,” ungkapnya.
Terkait sosok generasi muda ideal kedepan, Awang Faroek menjelaskan tentu tidaklah mudah untuk mewujudkan semua hal itu. Apalagi generasi muda saat ini akan melanjutkan tongkat estafet pembangunan Kaltim. Untuk itu, sejak dini harus mendapat pendidikan, pengajaran dan mendapatkan pengalaman hidup yang memadai.
“Sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab, selain keluarga sebagai komponen terdekat di lingkungan generasi muda, pemerintah dituntut pula untuk dapat memberikan ruang gerak yang cukup, agar mereka dapat berkarya dan berkiprah lebih luas lagi dalam lapangan kehidupan ini, sesuai dengan keinginan dan minat mereka masing-masing,” jelasnya.
Karena itu, Pemprov bersama pemerintah kabupaten dan kota tidak hanya terus menciptakan generasi muda sampai menjadi tenaga kerja yang andal dan berkualitas, tetapi juga terus mendorong dan memberikan dukungan kepada generasi muda untuk menjadi wirausahawan, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja di lingkungannya.
“Berpartisipasi dalam pembangunan itu tidak harus bekerja di pemerintahan ataupun perusahaan, tetapi dengan berwirausaha, generasi muda juga sudah ikut serta dalam menumbuhkan perekonomian daerah,” pungkasnya. (her/hmsprov)

////FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyerahkan beasiswa kepada sejumlah pelajar dan mahasiswa beberapa waktu lalu.(dok/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait
Government Public Relation