Kaltim Dipercaya Jadi Tuan Rumah IEFE 2018

Meiliana saat membuka Sosialisasi Persiapan IEFE 2018. Kaltim mendapat kepercayaan pertama untuk menjadi tuan rumah setelah sebelumnya pelaksanaan pameran kehutanan terbesar di Indonesia itu selalu digelar di Jakarta. (SENO/HUMASPROV)



SAMARINDA – Kaltim mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah pelaksanaan "1 Dasawarsa Indogreen Environment and Forestry Expo (IEFE) pada 5-8 April 2018 mendatang. Ajang IEFE yang kesepuluh tahun ini untuk pertama kali dilaksanakan di luar Pulau Jawa.  IEFE merupakan pameran kehutanan dan lingkungan terbesar di Indonesia.

 

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak melalui Plt Sekretaris Provinsi Kaltim Hj Meiliana mengungkapkan apresiasi atas kepercayaan Kaltim dipilih sebagai tempat penyelenggaraan pameran yang melibatkan banyak stake holder itu. “Kami serta seluruh masyarakat Kaltim berterimakasih atas dipilihnya Samarinda sebagai tempat penyelenggaraan IEFE tahun ini,” kata Meiliana di Ruang Tepian I, Rabu (21/2).

 

Meiliana katakan, Gubernur sangat berharap IEFE mampu memberikan manfaat besar secara ekonomi bagi Kaltim, terutama dalam upaya bersama menjaga serta melestarikan hutan dan flora fauna di dalamnya. Dia mengungkapkan Pemprov Kaltim terus mendorong pelibatan masyarakat desa dan sekitar hutan untuk ikut menikmati pemanfaatan hutan. “Hutan dapat dikelola masyarakat melalui hutan desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Termasuk dukungan perusahaan pemegang ijin pengusahaan hutan melalui CSR mereka,” jelasnya.

 

Sementara itu Presiden Direktur PT Wahyu Promo Citra H Muhammad Syukur Sakka mengemukakan IEFE melibatkan semua stake holder. “Kegiatan kali ini yang kesepuluh tahun (satu dasawarsa). Pameran selalu digelar di Jakarta dan tahun ini Kaltim tepatnya Samarinda menjadi kota pertama penyelenggaraan di luar Pulau Jawa,” ujar Syukur Sakka.

 

Dia menambahkan pemeran melibatkan beberapa kementerian seperti Kementerian KLH, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian ESDM, sejumlah lembaga pemerintah nonkementerian, pemda, badan riset, lembaga penelitian, LSM/NGO, pengelola hutan masyarakat dan hutan adat, swasta dan BUMN. Pameran nanti akan digelar di Samarinda Convention Hall Sempaja selama empat hari (5-8 April) dirangkai berbagai kegiatan seperti dialog/seminar, lomba dan funbike. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation