Kaltim Fair 2014 Sarana Tepat Promosi Daerah

Kaltim Fair 2014 Sarana Tepat Promosi Daerah

SAMARINDA - Pameran pembangunan memperingatan HUT ke-57 Provinsi Kaltim yang bertajuk Kaltim Fair 2014 di gelar di halaman parkir Komplek Stadion Sempaja Samarinda pada 17-20 April, terus dibanjiri pengunjung yang ingin melihat kemajuan pembangunan daerah.

"Kaltim Fair 2014 merupakan pameran dagang dan industri yang berorientasi kepada produk unggulan daerah, investasi, pariwisata, perusahaan binaan BUMN serta hasil pembangunan daerah," Kata Wagub HM Mukmin Faisyal akhir pekan lalu.

Karena itu, lanjut dia, Kaltim Fair 2014 sangat penting, tidak saja bagi kalangan usahawan yang menjadikan sebagai media promosi, tetapi juga sangat penting bagi pemerintah, investor dan masyarakat untuk menggali informasi di bidang ekonomi, industri dan perdagangan, baik berskala besar maupun kecil.

Selain itu, Mukmin mengatakan kemajuan pembangunan Kaltim juga dapat dilihat pada ajang Kaltim Fair. Seluruh hasil pembangunan Kaltim baik sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga infrastruktur tersaji pada stan-stan milik Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kaltim.

Dijelaskan, gelaran Kaltim Fair mampu memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus berinovasi dalam pembangunan. Bisa dilihat dalam pameran rutin tahunan ini, sangat banyak sekali hal yang  bisa dikerjakan oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

"Kaltim Fair 2014 merupakan sarana yang sangat efektif sebagai media interaksi bisnis langsung yang bisa dilakukan antara produsen dan konsumen dalam kontak dagang dan kerjasama investasi yang saling menguntungkan," ujar Mukmin, seraya mengajak menggelorakan pemasyarakatan penggunaan produk dalam negeri sekaligus mendukung 100 persen Cinta Produk Indonesia.

Sementara itu, Kepala Badan Perizinan dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Kaltim Diddy Rusdiansyah mengatakan, Kaltim Fair merupakan kegiatan strategis sebagai sarana promosi daerah, perusahaan swasta dan usaha kecil menengah (UKM). Kaltim Expo menampilkan semua informasi hasil pembangunan Kaltim baik pembangunan fisik maupun non-fisik.

"Selain informasi pembangunan juga disajikan stan promosi tentang potensi dan peluang bidang infrastruktur, energi, batu bara, industri dan perdagangan, pertanian dalam arti luas dan kehutanan. Sektor lain seperti produk dan jasa yang dihasilkan perusahaan skala besar, menegah dan kecil juga dapat dilihat masyarakat," kata Diddy.

Setidaknya 199 stan pameran dalam ajang Kaltim Fair 2014, yang bertajuk Estetika Borneo. Sekitar 160 stan untuk instansi pemerintah, sedangkan sisanya diperuntukkan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Beragam kegiatan juga digelar guna memeriahkan Kaltim Fair 2014. Mulai dari lomba fotografi, fashion show, parade band, atraksi dari berbagai komunitas, hingga artis ibu kota dihadirkan untuk menghibur pengunjung Kaltim Fair. (sar/hmsprov).

///FOTO :  Wagub HM Mukmin Faisyal didampingi Kepala BPPMD Kaltim Diddy Rusdiansyah memperhatikan hasil kerajinan sepatu  dari Jawa Barat yang ikut berpartisipasi pada Kaltim Fair 2014.(fajar/humasprov)

Berita Terkait