Kaltim Fokus Ekstentifikasi dan Intensifikasi Lada

Perkebunan lada di Kaltim menyongsong masa kejayaan. (IST)

 

SAMARINDA - Guna menunjang pembangunan perkebunan berkelanjutan di Kaltim, Dinas Perkebunan (Disbun) melaksanakan kegiatan ekstensifikasi (penanaman baru) dan intensifikasi tanaman lada. Kedua kegiatan itu difokuskan pada  tiga kabupaten yang merupakan sentra pengembangan komoditi andalan Benua Etam tersebut. Kepala Dinas Perkebunan Ujang Rachmad menyebutkan ekstensifikasi  tanaman lada seluas 25 hektar dilakukan di Kabupaten Berau dan intensifikasi tanaman lada seluas 75 hektar dilakukan di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara. 

 

Dia mengungkapkan guna melaksanakan kegiatan tersebut maka pihaknya memperoleh dukungan dana bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltim tahun 2018. “Ekstensifikasi lada seluas 25 hektar akan dilaksanakan di kampung Pesayan Kecamatan Sambaliung Kabupaten Berau," ungkap Ujang saat membuka Rapat Koordinasi Pembangunan Perkebunan di Ballroom Hotel Midtown Samarinda, Kamis (15/3) 

 

Kepada peserta kegiatan ekstensifikasi diberikan bantuan berupa bibit lada sebanyak 40.000 batang, pupuk organik sebanyak 80.000 kilogram dan herbisida sebanyak 25 liter. Kemudian, kegiatan intensifikasi lada seluas 75 hektar rencananya dilaksanakan di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara. “Fokus utama intensifikasi yakni pemupukan. Petani mendapatkan bantuan berupa pupuk organik sebanyak 30.000 kg dan pestisida sebanyak 75 liter untuk pengendalian hama utama tanaman lada,” jelasnya. Ujang meyakini apabila program ini terlaksana secara maksimal maka optimis produktivitas lada Kaltim akan meningkat mulai 2018 ini. “Paling tidak, kedua program ini sejalan dengan program kami dalam mengembalikan kejayaan lada Kaltim. Apalagi varietas lada Malonan I yang dikembangkan telah resmi menjadi varietas unggul nasional,” ujarnya. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation