Kaltim Harus Mampu Lahirkan Atlet Bulutangkis Berprestasi

SAMARINDA - Kaltim harus mampu melahirkan atlet-atlet bulutangkis berprestasi tingkat nasional maupun kelas dunia. Apalagi olahraga ini sudah cukup terkenal di masyarakat Kaltim sejak lama.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan H Musyahrim saat menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kaltim dan melepas atlet bulutangkis Kaltim ke Kejurnas Bulutangkis di Provinsi Bali, yang berlangsung di Ruang Ruhi Rahayu, Sabtu malam (23/11).
”Kita  mampu mencetak atlet-atlet nasional maupun internasional. Apalagi Kaltim telah pernah melahirkan  pebulutangkis nasional, yakni Deny Kantono ataupun Roby Istianto,” ujar Musyahrim.
Menurut dia, cabang olahraga bulutangkis termasuk yang diharapkan dapat mendulang medali pada PON XIX di Bandung, Jawa Barat pada 2016. Sehingga pengurus PBSI Kaltim yang baru dilantik untuk periode 2013-2017 dapat berbuat maksimal, agar cabang olah raga ini dapat berjaya dan mendulang medali bagi Kaltim.
Sebagai olahraga yang dikenal luas di masyarakat, bulutangkis masih perlu dikenalkan  ke sekolah-sekolah,  agar menemukan bibit atlet yang siap ditempa untuk meraih prestasi terbaik.
”Saya yakin, dengan dikenalnya olahraga bulutangkis secara massal di sekolah-sekolah dan masyarakat akan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kaltim, H Israan Noor usai dilantik oleh Wakil Ketua PBSI, M Fuad Basya,  mengatakan segera menyusun program berkesinambungan untuk kemajuan bulutangkis Kaltim.
”Usai Kejurnas di Bali ini akan kita evaluasi, sehingga dapat diketahui kelemahan dan kelebihan atlet-atlet  Kaltim yang akan bertanding di PON XIX Jabar 2016. Jadi tidak saja target yang akan kita kejar tetapi juga bagaimana pembinaan jangka panjang,” ujarnya.
Dalam pelantikan pengurus PBSI juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU)) Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim dengan PBSI Kaltim dalam rangka pembinaan atlet-atlet pelajar.
Selain itu juga dilakukan pelepasan 15 atlet  dan lima official Kaltim yang akan bertanding pada Kejurnas Bulutangkis di Provinsi Bali 26-30 Nopember sebagai ajang seleksi pada PON Jabar.(yul/hmsprov).
   
 

Berita Terkait
Government Public Relation