Kaltim Harus Mandiri

SAMARINDA- Penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan telah dibangun semasa kepemimpinan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, mulai pembangunan infrastruktur Jalan Tol, Bandara, Pelabuhan Internasional, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), pengembangan sektor pertanian dalam arti luas, baik pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan.

Belum lagi, pembangunan kualitas SDM Kaltim, kesehatan hingga pelayanan terpadu satu pintu telah dilaksanakan dengan baik. Karena itu, Awang berharap, setelah kepemimpinannya Kaltim ke depan harus mandiri. "Karena, berbagai upaya telah dilakukan dalam mendukung pertumbuhan pembangunan ekonomi masyarakat, yaitu adanya pembangunan infrastruktur hingga bandara di ibukota dan wilayah perbatasan. Ini semua bertujuan agar Kaltim ke depan bisa mandiri," kata Awang Faroek Ishak di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (6/9).

Kaltim mandiri, maksudnya adalah bagaimana mandiri dalam hal pangan, energi maupun swasembada. Karena, selama 10 tahun memimpin, pembangunan yang dilakukan agar adanya konektivitas antar daerah bisa terwujud.

Karena itu, ke depan setelah kepemimpinan Awang, Kaltim diyakini mampu berlari lebih kencang lagi selama kepemimpinan Gubernur Terpilih Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi. "Karena kita sudah membangun akses dan sistem. Selanjutnya, tinggal yang meneruskan saja bagaimana melaksanakan pembangunan yang telah dilakukan. Semoga Kaltim semakin maju dan mandiri, rakyatnya sejahtera," jelasnya.(jay/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait