Kaltim Jadi Pusat Kajian Keagamaan Diseluruh Dunia

Foto : Yuvita Indrasari

SAMARINDA- Gubernur Kaltim  H Isran Noor mengatakan ditunjuknya Provinsi Kaltim menjadi ibu kota negara (IKN) baru Indonesia, tentu  memberikan dampak yang signifikan terhadap  pembangunan di Kaltim.

.

Karena itu, Isran berencana akan menjadikan Provinsi Kaltim sebagai pusat laboratorium atau kajian keagamaan diseluruh dunia,

.

“Keberadaan pusat laboratorium/kajian keagamaan maka semua agama dunia akan dikaji sebagai ilmu pengetahuan. Bukan untuk memojokkan agama, tapi bagaimana sebuah agama dapat bermanfaat dalam ilmu pengetahun dan teknologi sehingga berimbas dalam kehidupan masyarakat, semua agama diseluruh dunia,” kata Isran Noor dihadapan warga Tionghoa yang merayakan Cap Go Meh 2020, di Gedung Olah Bebaya Samarinda, Sabtu (8/2/2020).

.

Terkait rencana tersebut, Isran masih menunggu bagaimana badan otoritas Ibukota negara yang rencananya sudah selesai diakhir Februari ini. Kalau kebetulan Gubenur Kaltim ditunjuk sebagai ketua badan otoritas ibukota, tentu akan lebih mudah mendesain nya.  

.

“Kita tunggu saja, saya akan lakukan kerjasama bagaimana rencana pembangunan pusat laboratorium dan kajian keagamaan seluruh dunia bisa kita  realisasikan. Apalagi kalau ditunjuk sebagai ketua badan otoritas ibukota, tentu lebih mudah lagi,” ujar Isran Noor yang mendapat aplaus dari seluruh undangan.      

.

Kalau pusat kajian keagamaan terealisasi, lanjut Isran tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kaltim maupun seluruh masyarakat. Kehidupan keagamaan maju, bukan saja Agama Islam tetapi agama lainnya yang ada  di Indonesia termasuk agama-agama di seluruh dunia. 

.

“Pengalaman sewaktu memimpin Kabupaten Kutai Timur, satu-satunya kepala daerah yang membangun tiga pusat kegiatan keagamaan (Islamic Center, Kristiani Center dan Katolik Center). Tentu Kaltim menjadi provinsi acuan penerapan kerukunan umat beragama,” tandas. (mar/her/yans/humasprov kaltim).           

Berita Terkait