Kaltim Jangan Terprovokasi Berita Hoax

Wagub Hadi Mulyadi membacakan Deklarasi Damai Pemilu 2019 bersama masyarakat dan aparat keamanan di Kawasan Citraland City Samarinda. (seno/humasprov kaltim.

SAMARINDA - Kalimantan Timur (Kaltim) hingga saat ini masih tetap kondusif. Konflik besar seperti terjadi di Kalimantan Tengah dan  Kalimantan Barat tidak terjadi di sini. Kondisi ini tercipta menurut Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Hadi Mulyadi, tidak lain karena sinergi dan dukungan masyarakat kepada pemerintah dan aparat keamanan untuk menjaga kerukunan dan kedamaian daerah.

"Kita bersyukur Kaltim tetap aman dan damai. Jaga terus kedamaian ini. Untuk itu jangan mudah terprovokasi dengan informasi yang belum jelas sumbernya. Terlebih berita hoax yang berseliweran di media sosial," katanya saat Deklarasi Damai Pemilu 2019 di Komplek Citraland City Samarinda, Sabtu (10/11).

Informasi bohong ataupun hoax lanjutnya, saat ini banyak menyebar di media sosial (medsos) sehingga bisa terlalu mudah diterima bahkan menjadi konsumsi masyarakat sehari-hari. Untuk menangkal itu ungkap Hadi, maka jadilah masyarakat cerdas atau mencari informasi yang benar sebelum mempercayai informasi itu.

Paling tidak jelasnya, berita atau informasi medsos yang didapat tidak mudah percaya kemudian langsung dishare atau dibagi-bagikan kepada orang lain di dunia maya. "Jadilah kita pengguna medsos yang cerdas. Caranya jangan mudah percaya berita ataupun informasi yang berasal dari medsos. Apalagi isinya mengarah pada isu SARA atau adu domba dan fitnah tentang orang lain," pesan Hadi. 

Wagub mengingatkan saat ini Indonesia sudah memasuki tahun politik dimana pada 17 April 2019 dilaksanakan pemilihan presiden/wakil presiden sekaligus pemilihan anggota legislatif (DPRD, DPRRI/DPDRI). "Kita jangan sampai menjadi konsumen informasi bohong dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Terlebih yang ingin merusak kondusifitas daerah termasuk mengganggu pelaksanaan tahapan Pemilu 2019," tegas Hadi. (yans/sul/ri/humasprov kaltim)

Berita Terkait