Kaltim Juara III Lomba Lurah Nasional
SAMARINDA-Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan yang menjadi wakil Kaltim berhasil meraih Juara III pada  Lomba Lurah Nasional 2013 dan membawa pulang Piala Adikarya Bhakti Praja dan uang pembinaan Rp75 juta.   
“Penetapan, penyerahan piala, dan penyerahan uang pembinaan dilakukan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Jumat malam lalu di Jakarta,” kata  Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim Moh Jauhar Efendi di Samarinda, Minggu.
Menurut Jauhar, keberhasilan Pemprov Kaltim membina lurah dan kepala desa melalui peningkatan sumber daya manusia dan seruan mengajak masyarakat berperan dalam pembangunan, tidak lepas dari keinginan Gubernur Awang Faroek Ishak untuk lebih banyak melibatkan masyarakat dalam proses-proses pembangunan.
Hal ini perlu disadari, sebab lurah dan kepala desa merupakan ujung tombak dalam kebersamaan membangun daerah. Kepala desa dan lurah merupakan aparat pemerintah yang berhubungan langsung dengan masyarakat, sehingga apabila lurah dan kepala desa pro aktif, maka masyarakatnya juga akan aktif berpartisipasi membangun daerah.
Lomba tersebut dilakukan secara berjenjang, yakni dimulai dari lomba tingkat kecamatan, tingkat kabupaten atau kota, tingkat provinsi, hingga tingkat nasional. Hal-hal yang dinilai dalam lomba itu antara lain mengenai partisipasi masyarakat dalam membangun desa atau kelurahan, pemberdayaan potensi setempat, tingkat ekonomi, tingkat pendidikan, keamanan dan ketertiban, dan kelengkapan data yang dilakukan oleh aparat desa atau kelurahan.
Sebelumnya, kata Jauhar, bagi pemenang tingkat Provinsi Kaltim dan siap berlaga di tingkat nasional, BPMPD Kaltim memberikan bimbingan dan penyempurnaan administrasi kelurahan agar benar-benar matang mengikuti lomba di tingkat nasional.
“Saya memberikan apresiasi terhadap Kelurahan Manggar Baru karena bisa menjadi Juara III Nasional. Lomba ini diikuti seluruh lurah dan kepala desa di Indonesia sehingga persaingannya cukup berat,” kata Jauhar.
Sementara Lurah Manggar Baru, Muhammad Idris, saat ditemui mengatakan rasa terimaksihnya kepada semua pihak yang turut membantu, sehingga Kelurahan Manggar Baru sukses menjadi juara III tingkat nasional. Selain berkesempatan bertatap muka dan menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri di Jakarta, dia sangat bahagia karena dapat mengikuti Temu Karya, bertatap muka dengan presiden usai peringatan 17 Agutus, berwisata, dan sejumlah agenda lain yang dijadwalkan pemerintah pusat.
Terima kasih dia sampaikan kepada PKK, Camat Balikpapan Timur, Pemkot Balikpapan, Pemprov Kaltim, dan pemerintah  pusat yang telah memberikan penghargaan dan peduli terhadap struktur pemerintahan hingga tingkat yang paling rendah.
Dia juga bertekad meningkatkan kinerja, sehingga ke depan akan memperoleh penghargaan lebih tinggi. Jika tahun ini baru meraih juara III, maka pada tahun depan diupayakan bisa meraih peringkat pertama.  
Selain Lurah Manggar Baru, Kepala Desa Sebakung Jaya Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara beserta istri juga mengikuti sejumlah kegiatan di tingkat nasional tersebut. Desa Sebakung merupakan juara I tingkat provinsi, namun gagal masuk enam besar di tingkat nasional.   (jay/hmsprov) 
 
foto: Lurah Manggar Baru, Balikpapan Timur Muhammad Idris (kiri) menerima piala dan uang pembinaan Rp75 juta dari Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi (kanan) setelah berhasil  menjadi juara III Lomba Luran Terbaik Nasional 2013. (Ist/humasprov)
 
 
Berita Terkait