Kaltim Kembali Kehilangan Putra Terbaik

Bere Ali ketika menyampaikan pesan terakhir sebelum pelepasan Alm H Nusyirwan Ismail dan ketika menjelang disholatkan di Masjid Raya Darussalam. (jaya/humasprov)

 

SAMARINDA - Kaltim kembali ditinggalkan putra terbaiknya, H Nusyirwan Ismail bin H Ismail tutup usia, Selasa (27/2), pukul 12.32 wita. Almarhum dikebumikan di pemakaman Kuburan Muslimin, Jalan Abul Hasan Samarinda, Rabu (28/2). Tampak ketika melepas jenazah almarhum, ribuan masyarakat Samarinda turut mengantar, mulai pelepasan bersama jajaran pegawai Balai Kota Samarinda, sholat fardhu kifayah di Masjid Raya Darussalam hingga ke peristirahatan terakhir. 

 

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak diwakili Asisten Administrasi Umum Setprov Kaltim H Bere Ali mengatakan, Nusyirwan Ismail merupakan sosok yang patut diteladani. Karena memiliki sifat yang santun dan pekerja keras. "Almarhum adalah sosok teladan. Ramah dan santun. Perjalanan karir almarhum sangat bersih, berprestasi dan pekerja keras. Ribuan warga turut mengantar almarhum ke peristirahatan terakhir. Ini bukti bahwa almarhum adalah sosok yang dicintai dan dihormati masyarakat," kata Bere Ali.  

 

Bere Ali mengatakan, sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltim turut berduka atas kepergian almarhum Nusyirwan. Nusyirwan selain pekerja keras, juga merupakan sosok yang jujur dan pemikir. Karena itu, apa yang telah dilakukan Nusyirwan patut dicontoh dan dilanjutkan. 

 

Pemprov dan masyarakat Kaltim kehilangan putra terbaik. Sepak terjangnya tidak diragukan lagi. Selain rajin dan santun, almarhum juga sosok yang ramah dengan siapa pun, termasuk bawahan dan staf. "Kaltim kembali kehilangan putra terbaik. Semoga apa yang telah dilakukan almarhum Nusyirwan mendapat berkah dari Yang Maha Kuasa," jelasnya. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation