Kaltim Komitmen Lanjutkan PNPM-MP Pada 2015

Kaltim Komitmen Lanjutkan PNPM-MP Pada 2015

SAMARINDA - Menyukseskan program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri perdesaan (PNPM-MP) di daerah. Pada 2015 Pemprov Kaltim berkomitmen untuk melanjutkan program tersebut. Karena, program ini dinilai mampu mewujudkan target Pemprov Kaltim menyejahterakan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan hingga 2018, yakni lima persen dari jumlah penduduk di Kaltim.

Program ini memiliki peran penting dalam masyarakat, karena dapat mendukung untuk mewujudkan kebutuhan pokok masyarakat. Misalnya, infrastruktur jalan, aula serbaguna, pos layanan terpadu (Posyandu) hingga gedung pendidikan anak usai dini.

“Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak telah berkomitmen hingga 2018, daerah ini mampu mengurangi angka kemiskinan mencapai lima persen. Target ini tidak mudah, karena berimplementasi pada kebutuhan pokok masyarakat. Karena itu, Pemprov Kaltim berharap pemerintah kabupaten se Kaltim berkomitmen untuk sukseskan program PNPM-MP di daerah masing-masing,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kaltim usai menjadi narasumber Rapat Koordinasi Bulanan PNPM-MP se Kaltim, Rabu (15/10).

Komitmen tersebut telah disepakati seluruh pemerintah kabupaten se Kaltim dan Pemprov Kaltim untuk melanjutkan. Bahkan, Gubernur Kaltim secara politis menegaskan bahwa Pemprov Kaltim siap melanjutkan jika pemerintah pusat tidak bersedia lanjutkan program tersebut.

Karena, program ini berkaitan dengan inventarisir aset yang telah dibangun pemerintah desa, sehingga wajib dilanjutkan walaupun dengan sebutan yang lain. “Untuk itu, sebagai instansi yang menangani hal ini, harus menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan, terutama terkait alokasi anggaran tersebut. Bahkan, BPM-PD Kaltim dan kabupaten/kota telah melakukan kesepakatan untuk melanjutkan program tersebut,” jelasnya.

Pemprov Kaltim secara khusus memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang siap mengalokasikan anggaran PNPM-MP 2015 dengan alokasi mencapai Rp12 miliar.

Tetapi, jika memang dilanjutkan, tentu Pemprov Kaltim dan pemerintah kabupaten se Kaltim terus melakukan pendampingan alokasi anggaran tersebut. “Dari program tersebut saat ini menunjukkan hasil yang baik terhadap tingkat angka kemiskinan di Kaltim kini mencapai 6,06 persen. Karena itu, semua pihak harus bekerja sungguh-sungguh untuk menyukseskan program ini,” jelasnya.(jay/es/hmsprov)

///FOTO : Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP didampingi Bupati Paser H Riduan Suwidi meresmikan Sekretariat PNPM-MP.(masdiansyah/humasprov)

Berita Terkait