Kaltim Lanjutkan Kerja Sama dengan Institut Tazkia

Wagub Hadi Mulyadi menyerahkan secara simbolis Beasiswa Kaltim Tuntas kepada Rektor Institut Agama Islam Tazkia Bogor Dr Murniati Mukhlisin. (ist/humasprov kaltim)

BOGOR - Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menghadiri Silaturahim, Pelepasan dan Serah Terima Mahasiswa Beasiswa Kerja Sama Provinsi Kaltim dengan Institut Agama Islam (IAI) Tazkia Tahun 2020. 

Penyerahan Beasiswa Kaltim Tuntas Pemprov Kaltim kepada Institut Tazkia diterima Rektor Institut Agama Islam Tazkia Bogor Dr Murniati Mukhlisin di Auditorium IAI Tazkia Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/10).

Hadir mendampingi istri Wagub, Hj Erni Makmur Hadi Mulyadi, Ketua Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas H Iman Hidayat,  Anggota BP BKT Suwarno, Ahmad Maslik dan Syahrumsyah Asri. 

Sementara dari pihak Institut Tazkia Bogor hadir Pembina Yayasan Tazkia Cendekia Dr Muhammad Syafii Antonio, para Wakil Rektor Dr Andang Heryahya, Dr Sugiyarti Fatma Laela serta Faried Kurnia Rahman. 

Wagub Hadi Mulyadi merasa bangga dan bahagia atas diterimanya 55 mahasiswa Kaltim di IAI Tazkia Bogor. Dia sangat berharap kesempatan ini dimanfaatkan para mahasiswa semaksimal mungkin untuk  menempuh dan menambah ilmu pengetahuan. 

"Ini kesempatan langka dan luar biasa. Sebab, para mahasiswa adalah orang-orang pilihan dan terpilih dari 730 peserta seleksi," kata Hadi Mulyadi.

Mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini sangat berharap para mahasiswa bisa memanfaatkan fasilitas yang diberikan pemerintah ini. Terutama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kaltim.

"Terus bersyukur dan belajar penuh semangat hingga selesai pendidikan. Jangan pikir biaya. Semuanya sudah kami tanggung. Selain biaya pendidikan juga biaya hidup sudah dijamin. Adik-adik hanya fokus belajar dan belajar," tegas Hadi.

Mahasiswa Kaltim yang mengikuti pendidikan di Institut Tazkia Bogor sebanyak 90 orang, terdiri tahun ajaran 2019-2020 sebanyak 35 mahasiwa dan tahun ajaran 2020-2021 sebanyak 55 mahasiswa. Pendidikan dijalani selama 8 semester atau 4 tahun ajaran. (yans/sul/humasprovkaltim)

Berita Terkait