Kaltim Maju Karena Damai

Kaltim Maju Karena Damai

 

BALIKPAPAN - Berbagai kemajuan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang sangat positif di Kaltim tentu tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan masyarakat daerah ini menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Aktivitas ekonomi dan pembangunan berlangsung dengan sangat baik, sementara masyarakatnya hidup dalam suasana yang rukun dan damai.

Selain kesadaran masyarakat yang kian membaik, menurut Gubernur Awang Faroek Ishak, hal ini juga terjadi berkat berfungsinya forum-forum kemasyarakatan yang selama ini banyak membantu kerja-kerja pemerintah untuk menciptakan kedamaian dan kerukunan di tengah masyarakat.

"Kami memiliki lima forum yang semuanya menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sinergi dan kemitraan berjalan baik sehingga setiap persoalan yang muncul bisa segera kita atasi dan tidak meluas menjadi konflik yang lebih besar," kata Awang Faroek saat jamuan makan malam bersama Menteria Agama    

Gubernur lalu menguraikan, kelima forum yang sejauh ini menjadi mitra yang baik bagi pemerintah itu adalah Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB), Forum Komunikasi Pembauran Kebangsaan (FKPK), Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) dan Forum Komunikasi Pengusaha (FKP).

Proses pembangunan tidak akan mungkin berjalan mulus jika daerah ini diliputi suasana kacau dan kerap terjadi huru hara. Tingginya laju investasi ke Kaltim yang kemudian Kaltim mampu berada di deret atas penanaman modal asing maupun dalam negeri, semuanya tidak lepas dari kondisi Kaltim yang dinilai sangat aman untuk investasi.

Sementara Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, kondusifitas daerah di Kaltim patut terus dipertahankan dan ditingkatkan. Toleransi beragama, kesukuan dan lainnya menjadi sangat penting untuk selalu diterapkan, agar kedamaian di Kaltim dan umumnya di Indonesia bisa tercipta dengan baik.

"Toleransi yang baik itu adalah ketika kita selalu berusaha memahami pendapat dan pandangan orang lain. Bukan selalu berharap untuk dipahami orang lain. Jika semua dari kita mampu melakukan itu, saya yakin Kaltim ke depan akan lebih aman dan lebih maju lagi," kata Lukman Hakim Saifudin.  

Selain itu, sosok energik yang baru beberapa pekan menduduki kursi menteri tersebut mengingatkan agar para orang tua terus memberikan pendidikan akhlak yang benar kepada anak. 

"Di era globalisasi yang serba terbuka saat ini, sangat sulit untuk memberi batasan. Dua tiga kali tekan saja, anak-anak sudah bisa mengakses informasi dari mana pun di seluruh dunia, tentang apa saja, tanpa filter dari para orang tua. Sebab itu, tidak ada kata lain, filter harus kita lakukan dengan memberikan pendidikan akhlak yang baik kepada anak," pesan Menag.

Jamuan makan malam dihadiri ratusan peserta, terdiri dari para tokoh agama. Hadir pula dalam kesempatan itu, mantan wakil gubernur Kaltim, H Farid Wadjdy. ( sul/hmsprov)     

////Foto : Gubernur Awang Faroek Ishak memberikan kenang-kenangan kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin. (samsul/humasprov)

 

Berita Terkait
Berita foto
Berita foto

21 Mei 2015 Jam 00:00:00
Pembangunan

Apel Kehormatan dan Renungan Suci
Apel Kehormatan dan Renungan Suci

18 Agustus 2014 Jam 00:00:00
Pembangunan

Government Public Relation