Kaltim Mantapkan Persiapan UN 2015

Kaltim Mantapkan Persiapan UN 2015

 

SAMARINDA-Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim terus memantapkan  persiapan proses Ujian Nasional (UN) dengan menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi UN bersama Disdik Kabupaten/Kota se-Kaltim, Universitas Mulawarman dan Dewan Pendidikan Kaltim.

Rapat tersebut diharapkan dapat memantapkan persiapan daerah guna kelancaran pelaksanaan UN, termasuk mengenai sistem pelaksanaan hingga pengawasan serta pengerjaan soal oleh peserta ujian.

“Sesuai pengalaman tahun sebelumnya, untuk perbaikan ke arah yang lebih baik, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Diantaranya, kepentingan pengawasan ujian harus benar-benar diperiksa mulai dari lembar ujian hingga kartu peserta yang harus sesuai dengan data.

Saat pelaksanaan UN, Pengawas tidak memisahkan lembar jawaban dari naskah sebelum ditulis nama dan nomor peserta. Hal ini harus dilakukan, karena karena masih ditemukan ketidakcocokan lembar jawaban dengan data peserta,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Musyahrim di Samarinda, Kamis (5/3).

Menurut Musyahrim, banyak yang harus diperhatikan dalam proses pelaksanaan UN. Karena itu, persiapan harus dilakukan lebih matang. Contoh, peserta UN dilarang meninggalkan ruangan sebelum dihitung dan diambil lembar jawabannya. Kemudian, yang harus diantisipasi yaitu terjadinya kekurangan soal dan lembar jawaban untuk peserta. Karena itu, harus dipastikan ketepatan jumlah peserta ujian dan jumlah soal tersedia.

“Antisipasi lembar jawaban dan naskah soal harus diperhatikan. Karena itu, sosialisasi di kabupaten/kota terus dilakukan, sehingga makin jelas dan dipahami sesuai dengan apa yang disarankan. Jangan sampai lalai dan terulang seperti tahun sebelumnya,” jelasnya.

Meski demikian, antisipasi kekurangan naskah soal dan lembar jawaban diperbolehkan untuk menggandakan dengan membuat berita acara. Untuk menghindari keterlambatan distribusi soal UN, maka tahun ini naskah soal UN akan dicetak di daerah. (jay/sul/hmsprov)

Berita Terkait