Kaltim Masih Kekurangan Tenaga Arsiparis

H Elto

 

SAMARINDA - Kepala  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah  Provinsi Kaltim H Elto mengakui dinas  yang dipimpinnya masih kekurangan tenaga arsiparis . Arsiparis merupakan profesi yang sangat penting demi terwujudnya tertib arsip.

 

Dikatakan, sebelum  dirinya  menjabat, pemimpin sebelumnya sudah mengusulkan kepada Kementerian  Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,  agar dapat menambah tenaga arsipasris untuk  mengelola kearsipan.

 

“Dari 10 tenaga arsiparis  yang diusulkan hanya 5 yang disetujui MenPANRB, maka  kita mengkaji kembali tenaga   baik arsiparis mana  yang  sangat mendesak, apakah tenaga arsipasis   ahli maupun arsiparis terampil,” kata Elto kepada Tim Publikasi Biro Humas Setdaprov Kaltim  di sela pemusnahan arsip,  baru-baru ini. 

 

Elto  mengatakan profesi arsiparis merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting, karena tanpa adanya arsiparis sebuah dokumen tidak dapat tersusun dengan baik, dan mudah didapat ketika sedang dibutuhkan.

 

“Oleh karena itu, hasil rapat  evaluasi dan kajian  yang  telah  kita lakukan akan kembali kita  usulkan kepada    Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk mengisi kekurangan tenaga arsipasis kita,” tandasnya.

 

Apalagi dalam waktu dekat ini,  lanjut  Elto  ada beberapa tenaga kearsipan  akan  mamasuki purna tugas.  Bila  hal itu tidak diantisipasi  dan cepat  diisi, akan berdampak pada  pengelolaan kearsipan di daerah. 

 

“Makanya, kita  mengirimkan surat  kembali kepada  Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Biro Organisasi  untuk mengusulkan ke pusat, agar  tenaga arsiparis  untuk  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kaltim  bisa ditambah, guna mengisi kekurangan tenaga arsiparis  kita,” kata Elto.(mar/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait